Market Update

Baru Berapa Hari Hijau, IHSG Balik Loyo 0,54% ke 6.830

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup terkoreksi ke zona merah pada level 6.830 atau melemah 0,54% dari dibuka pada level 6.867 pada pembukaan perdagangan hari ini (18/7). 

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 354 saham terkoreksi, 182 saham menguat, dan 206 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,36 miliar saham diperdagangkan dengan 1,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,31 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks juga mengalami pelemahan, seperti IDX30 melemah 0,65% menjadi 497,54, LQ45 melemah 0,62% menjadi 958,37, SRI-KEHATI melemah 0,38% menjadi 440,89 dan JII melemah 0,92% menjadi 549,34.

Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak di Level 6.845-6.890, Cek Katalis Penggeraknya

Meski begitu, hanya sektor siklikal yang mengalami penguatan sebesar 0,41% yang ditopang oleh saham MAPI, AUTO, dan RALS.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan, diantaranya, sektor transportasi melemah 1,38%, sektor keuangan dan sektor kesehatan melemah 0,73%, sektor infrastruktur melemah 0,70%, sektor energi melemah 0,69%, sektor teknologi melemah 0,62%, sektor properti melemah 0,56%, sektor industrial melemah 0,53%, sektor bahan baku melemah 0,16%, serta sektor non-siklikal melemah 0,13%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA). Sedangkan saham top losers adalah PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA), dan PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

4 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

5 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

5 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

6 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

7 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

7 hours ago