News Update

Baru 64 Bank Penuhi Rasio Kredit UMKM 10%

Jakarta – Rencana Bank Indonesia untuk meningkatkan rasio penyaluran kredit Usaha Kecil Mikro dan Menengah oleh perbankan sebesar 10% sepanjang tahun ini masih belum berjalan mulus. Sampai awal Juni tahun ini, setidaknya baru ada 64 bank umum yang memenuhi rasio tersebut.

Agus D. W. Martowardojo, Gubernur BI mengatakan, pihaknya masih terus mendorong pihak perbankan untuk terus meningkatkan penyaluran kredit UMKM yang dimilikinya. Menurutnya, hal ini masih mungkin untuk dicapai karena masih ada waktu 6 bulan ke depan untuk mencapai target tersebut.

“Rasio penyaluran kredit UMKM sebesar 5% pada 2015, sebagian besar perbankan sudah memenuhi hal tersebut. Tapi untuk rasio 10% pada tahun ini, baru 64 perbankan yang memenuhinya,” jelasnya.

Meski demikian, Agus tetap optimistis untuk mencapai rasio kredit UMKM sebesar 20% pada 2018. Beberapa hal sudah disiapkan untuk mencapai angka tersebut. Salah satunya, BI sedang melakukan kajian mengenai perluasan kategori UMKM yang bisa dilakukan oleh bank asing, seperti kegiatan ekspor dan kegiatan pendukung ekspor.

“Kita juga sudah memberikan ruang kepada bank asing dan cabang bank asing memasukan portofolio ekspor di dalam penghitungan UMKM. Kita sendiri sekarang memutuskan di RDG (Rapad Dewan Gubernur) bulanan pada Mei tentang akan mengkaji ulang untuk meyakinkan tujuan 20% itu bisa dicapai oleh perbankan,” sambungnya.

Dia juga menegaskan, perbankan di Indonesia masih belum bisa seperti perbankan di Korea Selatan yang rasio penyaluran kredit UMKM sudah mencapai 45%.(*) Indra Haryono

Apriyani

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

27 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago