Ilustrasi: BREN bakal tebar dividen/istimewa
Jakarta – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebagai salah satu emiten energi baru terbarukan, berencana akan membagikan dividen interim kepada para pemegang saham sebanyak Rp523,41 miliar dengan besaran dividen per saham Rp3,91.
Berdasarkan keterbukaan informasi, keputusan BREN untuk membagikan dividen interim kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2023, diputuskan melalui keputusan Direksi Perseroan tanggal 10 November 2023.
“Dewan Komisaris telah menyetujui keputusan Direksi Perseroan tanggal 10 November 2023 untuk membagi dan membayar dividen interim untuk tahun buku 2023 kepada para pemegang saham Perseroan,” tulis manajemen di Jakarta, 14 November 2023.
Baca juga: Lupromax Pelumas (LMAX) Siap Tebar Dividen 30 Persen dari Laba Bersih 2023
Adapun jadwal pembagian dividen BREN adalah Cum dan Ex Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilaksanakan pada 22 dan 23 November 2023. Sedangkan, Cum dan Ex Dividen Interim di Pasar Tunai dilaksanakan pada 24 dan 27 November 2023.
Lalu, setelah BREN melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, perseroan selanjutnya akan melakukan pembayaran dividen interim kepada para pemegang saham pada 8 Desember 2023 yang akan datang.
BREN pada kuartal III-2023 telah mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Ini dibuktikan dengan meningkatnya laba bersih sebesar 12,8 persen menjadi USD84,47 juta dari tahun sebelumnya yang tercatat senilai USD75,1 juta.
Baca juga: Laba Melejit 440%, TUGU Siap Tebar Dividen?
Peningkatan laba bersih BREN tersebut ditopang oleh pendapatan yang turut naik 5,13 persen menjadi USD445,29 juta yang terdiri dari pendapatan kontrak pelanggan penjualan listrik USD205,46 juta, biaya manajemen USD28 ribu, dan penjualan kredit karbon USD4 ribu.
Kemudian, penjualan uap kepada pelanggan sebanyak USD96 juta, pendapatan sewa operasional sebesar USD113,31 juta, hingga raihan pendapatan sewa pembiayaan senilai USD30,37 juta. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More