Pameran kereta cepat; produk Tiongkok. (Foto: Indra Haryono).
Jakarta– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/ Menteri Perencanaan Pembangunan Naasional Sofyan Djalil mengajak masyarakat untuk berpikir soal kebutuhan jangka panjang dalam soal pembangunan infrastruktur, termasuk soal pembangunan kereta cepag Jakarta-Bandung.
“Misalnya kereta cepat Jakarta-Bandung itu betul-betul perdebatan yang ada itu perdebatan saat ini, tidak berpikir 30 tahun lagi, Saya contohkan misalnya dulu ibu Tin (Tien Suharto) kalau gak paksakan Taman Mini, itu dulu kontroversi, tapi bagi rakyat kecil saat ini ini terlepas dari apapun merupakan kebanggaan,” kata Sofyan dalam seminar di Jakarta, Rabu 10 Februari 2016.
Sofyan mengatakan, perdebatan yang ada di masyarakat soal pentingnya kereta cepat saat ini sama sekali tidak menyinggung kepentingan jangka panjang. Padahal, kata Sofyan saat ini saja ketika masa libur datang, waktu tempuh Jakarta-Bandung bisa mencapai belasan jam. Apalagi jika dibiarkan sampai 30 tahun mendatang tanpa ada alternatif transportasi lain. Di sisi lain, pendapatan masyarakat terus meningkat, dan memiliki kemampuan untuk membeli kendaraan pribadi. Pemerintah menurtnya memiliki visi jangka panjang untuk menyediakan fasilitas infrastruktur seirinb pertumbuhan ekonomi. (*) Ria Martati
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp16.805 per dolar AS pada perdagangan Kamis… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026,… Read More
Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More