Ekonomi dan Bisnis

Banyak Raih Prestasi, Wapres Tekankan MES Tetap Berinovasi Sesuai Perkembagan Zaman

Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi besar kepada Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang dipimpin oleh Erick Thohir sebagai ketua umumnya. 

Wapres menyebutkan, terdapat banyak prestasi yang dicapai MES di bawah kepemimpinan Erick Thohir yang digadang maju sebagai calon presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

“Saya mengapresiasi capaian MES di bawah kepengurusan Erick Thohir seperti berhasil meraih penghargaan ISO 9001.2015. Dan juga, mampu mencatatkan hasil audit dengan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian untuk Keuangan MES,” kata Wapres saat membuka Musyawarah Nasional VI Masyarakat Ekonomi Syariah, di Jakarta, Minggu (1/10).

Baca juga: Pembiayaan Syariah Sentuh Double Digit, Tapi Masih Dihantui Sejumlah Tantangan

Wapres mengatakan, atas segala pencapaian besar yang diraih MES saat ini harus bisa dijaga dan ditingkatkan agar meraih prestasi terbaik dengan menekankan inovasi dalam mengikuti perkembangan zaman. 

“Jaga dan tingkatkan terus prestasi terbaik MES. Mari terus berkarya dan berinovasi dengan niat kerja ikhlas, kerja tangkas dan kerja tuntas untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Menteri Badan Umum Milik Negara (BUMN) Erik Thohir secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua Umum MES periode 2020-2023. Adapun Sandi dipercaya menjabat sebagai posisi Wakil Ketua Dewan Penggerak MES. 

Ketua Umum MES Erick Thohir mengatakan, kehadiran MES akan terus memberikan kontribusi dalam mendorong dan melaksanakan program-program pemberdayaan ekonomi umat.

Selain itu, secara konsisten menjadi motor penggerak pengembangan usaha SARIAH, mendorong pengembang teknologi dan transformasi digital

Di industri syariah sendiri kata Erick, diharapkan bisa mendorong inklusi keuangan syariah yang lebih luas dan terus meningkatkan kapasitas SDM ekonomi dan keuangan syariah diantara melalui program-program pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan pemberian beasiswa dengan juga didorongnya peningkatan fokasi.

“Kami sadar bahwa MES tidak dapat berjalan sendiri untuk mencapai berbagai target yang telah diterapkan karena sinergi dengan berbagai pihak dan sektor harus tetap dijaga dan terus ditingkatkan,” bebernya.

Baca juga: MES: Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah Harus Digenjot

Untuk itu, pihaknya meminta restu kepada Wapres Ma’ruf Amin untuk terus membimbing dan memberi masukan untuk program-program MES yang sudah berjalan dan apa yang bisa  didorong lebih baik ke depannya.

“MES harus berperan aktif dalam melahirkan yang tidak ada menjadi ada. Yang kecil menjadi menengah, yang menengah menjadi besar. Itulah yang namanya ekonomi Pancasila, ekonomi keumatan yang kita harapkan ke depannya,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

127 Ribu BSI Agen Dorong Akselerasi Inklusi Keuangan Syariah

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memiliki lebih dari 127 ribu BSI Agen… Read More

10 mins ago

Masuk Pasar Asuransi Kesehatan, Roojai Tawarkan Produk Berkonsep Perlindungan Modular

Poin Penting Roojai Indonesia meluncurkan asuransi kesehatan modular yang memungkinkan nasabah menyusun perlindungan dan premi… Read More

25 mins ago

DJP Luncurkan Coretax Form untuk SPT Nihil, Begini Cara Aksesnya

Poin Penting Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan Coretax Form untuk memudahkan pelaporan SPT Tahunan PPh… Read More

34 mins ago

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp127,3 Triliun di Januari 2026

Poin Penting Pemerintah menarik utang baru Rp127,3 triliun per Januari 2026 (15,3 persen target APBN),… Read More

50 mins ago

58 Persen Dana Desa Dialihkan ke Kopdes Merah Putih, Celios Beberkan Dampaknya

Poin Penting Celios menilai pengalihan 58 persendana desa ke Kopdes Merah Putih berisiko menekan ekonomi… Read More

2 hours ago

Kasus Kredit Macet Sritex: Ketika Pasal Karet Jadi “Hantu” Bankir dan Hadang Denyut Nadi Ekonomi

Oleh Mikail Mo, Direktur Research dari The Asian Institute for Law, Economic and Capital Market… Read More

3 hours ago