Jakarta – Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menyatakan, Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) membawa dampak buruk terutama bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Oleh karena itu, ia menambahkan, pemerintah akan terus membantu sektor yang menjadi motor perekonomian Indonesia ini agar tetap berjalan, dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan stimulus untuk UMKM.
“Bukan hanya dukungan untuk rumah tangga, tapi juga (memberikan) dukungan untuk UMKM. UMKM perlu dibantu, karena sektor ini menyerap tenaga kerja yang besar. Melalui skema pembiayaan bagi UMKM, pada rapat terbatas KUR (kredit usaha rakyat) akan diberikan perubahan lagi,” ujarnya dalam virtual conference, Rabu, 20 Mei 2020.
Akibat pandemi COVID-19, skema subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) memang mengalami perubahan untuk membantu sektor UMKM yang terdampak. Perubahannya terjadi pada subsidi bunga, yakni tiga bulan pertama subsidi bunganya sebesar enam persen dan tiga bulan kedua subsidi bunganya tiga persen.
“Tentunya relaksasi ini ditujukan untuk debitur-debitur yang mendapatkan masalah akibat dampak COVID-19,” tambah Iskandar.
Hingga saat ini pemerintah belum berencana untuk melonggarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terkait COVID-19. Namun, masyarakat dihimbau untuk menyesuaikan dan hidup berdampingan dengan COVID-19. Hidup berdampingan yang dimaksud ialah membuka kembali aktivitas ekonomi, namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
“Jangan disalahartikan. Hidup berdampingan dengan COVID-19 ini berkaitan dengan kembalinya operasional dunia usaha, namun harus tetap memperhatikan aspek protokol kesehatan,” tutup Iskandar. (*) Bagus Kasanjanu
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More