Ilustrasi: Bank Raya/istimewa
Jakarta – Dalam rangka mendukung para nasabahnya agar lebih disiplin dalam mengelola keuangannya, Bank Raya sebagai salah satu bank berbasis digital menghadirkan fitur baru, yaitu Saku Jaga Optimal yang berfungsi sebagai tempat alokasi dana dengan jangka waktu tertentu.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan, bahwa Bank Raya terus memahami bahwa situasi finansial saat ini jauh lebih menantang, maka pengelolaan keuangan juga perlu didukung dengan adanya layanan perbankan yang membantu mereka menyisihkan dana darurat seperti layaknya lifestyle.
“Hadirnya Saku Jaga Optimal diharapkan mampu menciptakan dan mempertahankan finansial yang sehat,” ucap Bagus dalam keterangan resmi dikutip, 5 Juli 2023.
Baca juga: Bank Jago Bantu Pengelolaan Keuangan Digital UMKM
Nantinya, Saku Jaga Optimal dapat membantu nasabah dalam menjaga dana darurat semakin maksimal dengan mengatur waktu kunci, yaitu 1, 3, 6, 12, 24 bulan. Dengan adanya waktu kunci, maka nasabah akan lebih mudah mengontrol dana darurat dengan bunga yang kompetitif berdasarkan waktu kunci yang dipilih.
Sehingga, fitur tersebut telah menambah daftar saku yang dimiliki oleh Bank Raya sebelumnya, seperti Saku Bujet, Saku Pintar, dan Saku Jaga yang telah dihadirkan sejak pertengahan Februari 2022 yang lalu.
Sejak diluncurkan, fitur saku telah mendapatkan respon yang baik dari nasabah, terlihat dari pertumbuhan jumlah pengguna yang bertumbuh 10 kali pada Mei 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun, minat nasabah untuk mengoptimalkan fitur Saku juga terlihat dari pertumbuhan jumlah dana yang dialokasikan pada fitur-fitur Saku, Saku Jaga yang diperuntukkan mempersiapkan kebutuhan darurat, memiliki pertumbuhan jumlah dana yang paling baik, yaitu meningkat sebesar lima kali di Mei 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami ingin dapat terus menjadi bank digital pilihan dan kawan finansial bagi para nasabah kami untuk berbagai transaksi perbankan digital. Dengan Saku Jaga Optimal, kesehatan finansial nasabah jadi semakin terjaga, dan makin cerdas mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” imbuhnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More