Moneter dan Fiskal

Bansos Beras Lanjut Sampai Desember 2024, Sri Mulyani Bakal Gelontorkan Rp11 Triliun

Jakarta – Di akhir masa kepemimpinannya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memperpanjang bantuan pangan berupa beras 10 kilogram (kg) hingga Desember 2024.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa perpanjangan bantuan pangan tersebut akan menelan anggaran sebesar Rp11 triliun.

“Alokasi bantuan beras dan bantuan daging ayam dan telur yang akan diperpanjang tiga bulan, yaitu Agustus, Oktober dan Desember untuk pembayarannya ini akan menambah biaya Rp11 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin, 8 Juli 2024.

Baca juga: Naik 12,7 Persen, Realisasi Belanja Bansos Capai Rp70,5 Triliun di Mei 2024

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa program bansos pangan beras gratis kepada masyarakat berpendapatan rendah akan terus bergulir.

“Bulan Januari sudah terima (bansos beras gratis)? Berarti nanti Februari dapat lagi, Maret dapat lagi. Siapa yang enggak setuju? April dapat lagi, Mei dapat lagi, Juni dapat lagi,” kata Jokowi, saat menyerahkan bantuan pangan cadangan beras kepada 1.064 keluarga penerima manfaat (KPM) di Tangerang Selatan, Banten, dikutip Selasa, 20 Februari 2024.

Eks Wali Kota Solo itu mengatakan, setelah bulan Juni, bansos beras gratis akan dilanjutkan apabila anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mencukupi.

“Nanti setelah Juni, kita lihat APBN-nya mencukupi tidak. Kalau mencukupi dilanjutkan lagi. Berarti sudah terima semua? Sudah terima semuanya,” jelasnya. 

Baca juga: Heboh Korban Judi Online Bisa Jadi Dapat Bansos, Begini Tanggapan OJK

Jokowi menjelaskan, bantuan beras gratis tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat di tengah kenaikan harga pangan utamanya beras secara global yang masih terjadi hingga saat ini.

“Kenapa (harganya) naik? Karena ada yang namanya perubahan iklim, perubahan cuaca, sehingga banyak yang gagal panen padahal yang makan tetap, produksinya berkurang, sehingga harganya menjadi naik,” bebernya.

Oleh karena itu, pemerintah memberikan bansos beras gratis ini agar meringankan masyarakat semuanya karena terjadi kenaikan harga beras. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

1 hour ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

22 hours ago