Bankir; Konsultan keuangan andal. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Konferensi dan Rapat Umum ABA (The Asian Bankers Association) akan digelar di Taiwan pada 12-13 November 2015. Pertemuan akan digelar di Hotel Grand Hyatt di Taipei, Taiwan dengan tema: “Asian Banks: Growing Beyond Borders”. Konferensi Taipei diperkirakan akan dihadiri oleh para bankir dan regulator bank dari 25 negara.
Daniel Wu, the ABA Chairman and President of CTBC Financial Holdings Co. Ltd., berharap delegasi dari berbagai negara tersebut dapat saling berbagi pendangan mengenai isu-isu terkait tema Konferensi dan mengetengahkan perkembangan dan kerja sama industri perbankan dan ekonomi di wilayah Asia Pasifik.
ABA bertujuan untuk melayani forum penting untuk bank-bank di negara Asia agar dapat saling bekerja sama dan berbagi wawasan mengenai perkembangan isu terkini.
Didirikan oleh Dr. Jeffrey L.S. Koo, yang juga merupakan pendiri CTBC Financial Holdings Co. Ltd., pada Oktober 1981 lalu, saat ini ABA merupakan grup perbankan dan finansial terbesar di Asia Pasifik dan telah menjaga kerja sama dengan organisasi multilateral seperti Asian Development Bank.
Tuan rumah Konferensi ABA di Taipei nanti adalah CTBC Bank, Asosiasi Bankir Republik China dan ABA. Selama dua hari masa Konferensi, para ahli akan diundang untuk berbicara soal isu terkait misalnya: (a) Regional Integration: Implications for Asian Banks; (b) Managing a Multi-Cultural and Multi-Generational Customer Base; and (c) Going Digital: Pursuing Global Opportunities Through Technology.
Pertemuan tersebut juga meliputi CEO Forum dimana para pimpinan bank-bank akan berbagi pandangannya mengenai strategi bisnis untuk menghadapi tantangan di pasar yang berbeda-beda. (*) Ria Martati
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More