“Risiko-risiko sistemik maupun individual dari lembaga jasa keuangan juga bisa dikurangi. Kedua adalah pendalaman sektor keuangan sangat mendesak, khususnya untuk pendanaan proyek infrastruktur jangka panjang. Maka perlu ada terobosan dan insentif di bidang ini,” ucap Tiko.
Baca juga: Ini Harapan KSSK ke DK Baru OJK
Selain itu, kata dia, DK OJK yang baru diharapkan juga dapat melanjutkan program inklusi keuangan yang telah dijalankan selama ini. Di sisi lain, OJK juga bisa meningkatkan koordinasinya dengan Bank Indonesia (BI) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi produk yang mendukung sistem pembayaran.
Saat ini Anggota DK OJK periode 2017-202 dipimpin oleh Wimboh Santoso yang menjabat sebagai Ketua DK merangkap anggota. Dirinya didampingi oleh enam orang Anggota DK OJK lainnya yakni, Riswinandi, Heru Kristiyana, Nurhaida, Hoesen, Ahmad Hidayat, dan Tirta Segara. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono bersama 1 ASN dan 1 pihak… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More