News Update

Bankir Bank Sentral Kepincut Kursi DK OJK

Jakarta–Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Komisioner telah mengumumkan ada sebanyak 10 orang pelamar dari Bank Indonesia yang lolos seleksi tahap I untuk menghiasi bursa pencalonan DK OJK Periode 2017-2022 .

Kesepuluh calon tersebut di antaranya Agusman, Agus Santoso, Ahmad Hidayat, Budianto, Dwityapoetra Soeyasa, Dyah Nastiti K. Makhijani, Pungky Purnomo Wibowo, Tirta Segara, Untoro, dan mantan Gubernur BI Hendar. Selain mereka, masih ada nama Wimboh Santoso yang punya karir panjang di BI sebelum ditunjuk menjadi komisaris utama Bank Mandiri.

Strategisnya posisi DK OJK, menjadi salah satu buruan para petinggi-petinggi industri keuangan, tak terkecuali bagi bankir bank sentral yang saat ini fokus mengurusi urusan moneter di Tanah Air.

Melihat hal ini apakah jabatan di Bank Indonesia sudah tidak seindah di OJK? Padahal tahun lalu, ada sekitar 350 pengawas bank OJK (dari total 1.150) yang kembali ke BI usai menunaikan masa tugas 3 tahun sesuai Undang-undang. Maklum, saat ini pengawasan perbankan tak lagi dipegang BI, dan sudah beralih ke OJK, yang membawahi seluruh industri keuangan.

Tentu ini masih menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat, mengingat posisi DK OJK sangat strategis.

Pansel sendiri saat ini telah menetapkan ada 107 orang yang lolos seleksi tahap I. Para calon itu sendiri selain diisi oleh akademisi juga ada petinggi-petinggi dari industri keuangan bahkan di instansi pemerintahan.

Nantinya seluruh Calon Anggota DK OJK yang lulus Seleksi Tahap I (Seleksi Administratif) akan
mengikuti Seleksi Tahap II (Penilaian Masukan dari Masyarakat, Rekam Jejak, dan Makalah). Keputusan Panitia Seleksi bersifat final, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat.

Masyarakat juga diminta berpartisipasi untuk memberikan masukan dan/atau informasi mengenai integritas dan/atau perilaku Calon Anggota DK OJK yang lulus Seleksi Tahap I (Seleksi Administratif), yang disampaikan ke alamat email seleksi-dkojk@kemenkeu.go.id, mulai tanggal 8 Februari 2017 sampai dengan 24 Februari 2017 pukul 12.00 WIB.

Bukti atau dokumen pendukung dipindai dan dilampirkan pada email (apabila ada). Panitia Seleksi menjamin kerahasiaan identitas masyarakat serta masukan dan/atau informasi yang diberikan.

Panitia Seleksi tidak melakukan korespondensi atas masukan
dan/atau informasi yang diterima.

Hasil Seleksi Tahap II (Penilaian Masukan dari Masyarakat, Rekam Jejak, dan Makalah) akan diumumkan pada tanggal 25 Februari 2017 melalui laman seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id,
www.kemenkeu.go.id, dan www.bi.go.id. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

3 mins ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbeda yang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif.  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September… Read More

17 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

1 hour ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

4 hours ago