Jakarta – PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BYB) berencana melaksanakan aksi korporasi dengan penawaran umum terbatas alias rights issue sebanyak 3 miliar lembar saham di bursa.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BYB, Denny Novisar Mahmuradi usai menghadiri acara peresmian penambahan modal oleh Akulaku kepada BYB sebesar Rp500 miliar. Walau begitu, pihaknya mengaku belum mau menyebut target penghimpunan dana tersebut.
“Tahap berikutnya itu right issue (setelah suntikan dana Rp 500 miliar). Itu sebanyak-banyaknya 3 miliar lembar saham,” kata Denny di Jakarta, Jumat 15 Maret 2019.
Tak hanya itu, dirinya mengklaim Akulaku akan menjadi standby buyer dalam aksi korporasi tersebut. Dirinya juga menyebut aksi tersebut sebagai upaya BYB untuk dapat naik ke Bank Umum Kelompok Usaha ( BUKU) II.
“Kita menuju kelompok BUKU II dengan injeksi ini, pada tahun ini juga kami harapkan kita bisa menunju bank BUKU II,” kata Denny.
Sebagai informasi saja, Bank Yudha Bhakti mencatatkan Laba bersih Rp 55,16 miliar pada kuartal III-2018. Angka ini turun dari laba kuartal III-2017 sebesar Rp 59 miliar. (*)
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,61 persen ke level 7.048,22. Mayoritas sektor dan seluruh indeks… Read More
Poin Penting BGN menghentikan sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur mulai 1 April 2026. Penghentian… Read More
Poin Penting Sebanyak 93 persen anggaran BGN Rp268 triliun dialokasikan langsung untuk Program MBG. Porsi… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memilih bersikap realistis di tengah sinyal OJK terkait peluang kenaikan bank… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia menerapkan strategi “dua kaki” dengan membagi pembiayaan otomotif ke dua entitas,… Read More
Poin Penting DPR mendorong mitigasi berlapis untuk menghadapi risiko krisis energi akibat konflik Timur Tengah.… Read More