News Update

Bank Tanah Siap Diluncurkan Akhir 2017

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) memastikan bakal meluncurkan bank tanah negara pada akhir tahun ini. Diharapkan melalui lembaga baru tersebut, harga tanah ke depannya dapat lebih terkontrol.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofjan Djalil di Jakarta, Selasa, 12 Desember 2017 menilai, bahwa selama ini harga tanah menjadi kendala bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk membeli rumah, sehingga kehadiran bank tanah menjadi suatu keharusan.

“Harga tanah saat ini terlalu tinggi sehingga kalau tidak dikontrol, maka generasi mendatang akan sulit punya rumah,” ujarnya.

Rancangan mengenai bank tanah sampai saat ini masih dibahas. Pemerintah bersama legislatif juga tengah membahas rancangan Undang-Undang Pertanahan. Di dalam beleid tersebut meyebutkan, orang asing berpotensi memiliki properti di dalam negeri.

“Namun ada syarat-syaratnya, misalnya terkait hak pakai,” ucap Sofjan.

Di dalam undang-undang tersebut, kata dia, juga akan diatur mengenai properti di kawasan transit on development (TOD). Dengan adanya TOD tersebut, pengembang properti juga bisa membantu MBR untuk memiliki rumah. “Nanti ada ketentuan kerjasama dengan pemerintah daerah dan pemberian sistem insentif dan disinsentif,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga berencana akan meningkatkan penyaluran sertifikat tanah untuk mempermudah MBR memiliki rumah. Rencananya, jelas dia, tahun ini, pemerintah akan membagikan 5 juta sertifikat tanah. Sedangkan tahun depan, pemerintah akan membagikan 7 juta sertifikat tanah.

Menurutnya, pembagian sertifikat tanah ini akan terus ditingkatkan hingga semua tanah terdaftar pada 2025 mendatang. “Kalau bisa 100 persen tercapai, tapi kalau tidak bisa setidaknya bisa tercapai 90 persen,” tutup Sofjan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

1 hour ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

3 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

6 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

7 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

7 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

7 hours ago