Bank Syariah Bukopin Mantap BUKU 2
Jakarta — Bank Syariah Bukopin (BSB) semakin mantap berpindah dari Bank BUKU 1 menjadi Bank BUKU 2 alias Bank dengan modal inti Rp1 Triliun sampai dengan kurang dari Rp5 Triliun.
Direktur Utama BSB, Saidi Mulia Lubis, mengatakan bahwa perihal tersebut didukung oleh aksi korporasi yang sudah ditetapkan oleh Rencana Bisnis Bank (RBB) induk usaha, yakni PT Bank Bukopin Tbk, bahwa BSB akan mendapatkan suntikan modal pada triwulan ketiga tahun ini.
“Jadi dengan tambahan sedikit lagi, sekitar 150 miliar, insya Allah kami sudah bank BUKU 2. Kalau BUKU 2, kan, ruang lingkup lebih besar. Bisa jadi bank devisa,” kata Saidi kepada Infobank, di Jakarta, Jumat (25/5).
Baca juga: Bank Syariah Bukopin Beri Fasilitas Pembiayaan Modal Kerja UMJ
Selain itu, Saidi optimis industri syariah kedepannya akan semakin berkembang sebab melihat peluang yang besar. Hal ini didukung oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama muslim.
“Masyarakat mulai mafhum atau memahami syariah dan ajaran agama Islam. Kemudian kesempatan kami bisnis diluar kelompok muslim juga. Bisnis tinggal bisnis saja. Sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip magrib; maysir, gharar, riba,” pungkasnya. (Ayu)
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More