Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan (Bank Sumsel Babel) kembali dianugerahi penghargaan bergengsi pada Infobank Awards ke-27 tahun 2022. Lebih istimewa lagi, Bank Sumsel Babel berhasil meraih Golden Trophy setelah meraih predikat “Sangat Bagus” selama 5 tahun berturut-turut atas kinerjanya yang cemerlang.
“Penghargaan ini merupakan hasil jerih payah insan Bank Sumsel Babel dalam memberikan kinerja terbaik dan juga atas dukungan Pemerintah Daerah di Sumsel dan Bangka Belitung,” ujar Direktur Utama Bank Sumsel Babel Bapak Achmad Syamsudin yang hadir diwakili oleh Direktur Keuangan Bank Sumsel Babel Bapak Samiluddin, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 25 Agustus 2022.
Per 2021, Bank Sumsel Babel menyalurkan kredit Rp18,92 triliun atau tumbuh 7,82% year on year (yoy) sedangkan DPK naik 18,51% menjadi Rp25,01 triliun. Total aset yang dibukukan bank ini mencapai Rp31,63 triliun, tumbuh 12,72%. (yoy). Menutup tahun 2021, Bank Sumsel Babel meraup keuntungan bersih Rp485,29 miliar atau tumbuh 14,55% dari tahun sebelumnya.
Sebelumnya pada Juni lalu, Bank Sumsel Babel juga mendapatkan penghargaan 19th Service Excellence Awards 2022, dan meraih THE BEST OVERALL untuk Kategori BPD di Indonesia. Hal ini sejalan dengan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam meluncurkan produk-produk yang nyaman digunakan, seperti Mobile Banking Bank Sumsel Babel. (*) Dicky F.
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More