Ilustrasi: Gedung Bank Sulselbar/istimewa
Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat atau Bank Sulselbar mengumumkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 9 Januari 2025 di Claro Hotel Makassar.
Menukil keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 6 Januari 2025, RUPSB Bank Sulselbar berdasarkan Surat Dewan Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Nomor: 240A/DK-BSSB/XII/2024 tanggal 24 Desember 2024, perihal Pelaksanaan RUPS Luar Biasa PT Bank Sulselbar.
Ada sejumlah agenda yang dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari pergantian pengurus hingga pengesahan tambahan setoran modal dari pemegang saham PT Bank Sulselbar.
Baca juga: Bank Sulselbar Kantongi Laba Bersih Rp455,70 Miliar di Kuartal III 2024
Baca juga: Ini Dia Tiga Stimulan Pendorong BPD Bisa Berlari Kencang
Agenda pertama, perseroan memberhentikan dengan hormat Marsuki selaku komisaris independen Bank Sulselbar, yang telah berakhir masa jabatannya. Pengganti Masuki akan diputuskan dalam rapat RUPLSB Bank Sulselbar.
Adapun agenda kedua, adalah perseroan memperpanjang masa jabatan Dian Anggriani Utina sebagai direktur kepatuhan Bank Sulselbar sampai dengan terpilihnya direktur kepatuhan yang definitif.
Kemudian, agenda ketiga terkait dengan perpanjangan masa jabatan Adliansyah M. Nasution sebagai komisaris independen Bank Sulselbar sampai dengan terpilihnya komisaris independen yang definitif.
Sedangkan agenda terakhir, terkiat dengan pengesahan tambahan setoran modal pemegang saham PT Bank Sulselbar, yakni Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.
Rinciannya, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menambah porsi setoran modal Rp1,5 miliar yang disetor pada 8 Oktober 2024. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menambah setoran sebesar Rp3 miliar pada 20 Desember 2024. (*)
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More