Bank Besar; Berdampak sistemik. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengaku, pihaknya berencana akan menaikan premi penjaminan bagi bank-bank yang berdampak sistemik. Bank-bank tersebut akan membayar premi lebih besar ketimbang bank lain.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah di Jakarta, Jumat, 11 Maret 2016. Menurutnya, bank-bank tersebut harus sadar akan risiko sistemik, sehingga premi bagi bank itu harus lebih besar dari bank lainnya.
“Jadi jika risikonya besar maka preminya juga harus lebih besar,” tegas Halim.
Lebih lanjut dia menjelaskan, pengenaan tarif premi LPS bagi bank berdampak sistemik akan didasari oleh risiko yang melekat pada bank tersebut. Selain itu, pengenaan premi pada bank sistemik akan dibedakan dari rencana pengenaan tarif diferensial tersebut.
“Khusus bank sistemik kita akan lihat lagi pengenaan tarifnya. Tapi kami harus bicara dengan Kementerian keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia (BI),” ujar Halim.
Seperti diketahui saat ini tarif premi LPS berlaku sama rata yakni 0,20% pertahun dan dibayar dua tahap. Dan untuk tarif berdasarkan risiko yang pernah diusulkannya, Bank yang masuk kategori risiko 0,10%.
Sementara itu bank dengan risiko level 2 menanggung premi sebesar 0,15%, pada tingkat risiko level 3 membayar premi 0,2% dan bank risiko level 4 membayar premi 0,25% pertahun,dan bank level 5 dikenai premi 0,3% pertahun. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More
Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More