Jakarta– PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) berkomitmen menjadikan teknologi digital sebagai jembatan pelayanan nasabah dan publik yang semakin prima. Oleh karena itu, Bank Sinarmas berinovasi menghadirkan virtual assistant berupa chatbot bernama PRISSA atau Personal Intelligent Sales and Service Assistant yang siap melayani tanya jawab melalui WhatsApp di nomor +6288221500153.
“Sebagai bagian dari komitmen Bank Sinarmas untuk menjadi Bank Digital terdepan di Indonesia, kami terus berinovasi menghadirkan fitur-fitur digital terbaru. Teknologi dan inovasi PRISSA sebagai virtual assistant nasabah terus kami kembangkan demi memberikan pelayanan yang nyaman, guna meningkatkan kepuasan nasabah,” ucap Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat 30 April 2021.
Dirinya mengatakan, dengan adanya PRISSA, layanan dari Customer CARE (Customer Service) dapat berlangsung interaktif dan lebih praktis karena penggunanya tak perlu lagi melakukan panggilan telepon ke contact center. Selain itu nasabah juga bisa mendapatkan berbagai informasi penting seperti info promo, info kurs, info layanan SimobiPlus, mencari lokasi ATM terdekat dan info-info lainnya hanya dengan chat WhatsApp PRISSA.
Tak hanya itu, mulai 1 April 2021 masyarakat juga sudah berinvestasi saham dan resksadana bisa mendapatkan informasi terkini tentang harga saham di BEJ tanpa perlu lagi selalu login ke aplikasi trading saham, cukup bertanya ke PRISSA, maka harga saham sudah langsung tampil di WhatsApp.
Sebelumnya, Bank Sinarmas telah meluncurkan Tabungan SimasDigi di mana nasabah dapat membuka rekening tabungan secara 100% online melalui fitur Digital Account Opening. Kedepannya dirinya optimis Bank Sinarmas akan semakin digital dan semakin mudah diakses oleh nasabah.
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More