Bank Sinarmas Edukasi Keamanan Siber Nasional Lewat Wreck-IT 2.0

Bank Sinarmas Edukasi Keamanan Siber Nasional Lewat Wreck-IT 2.0

Bank Sinarmas Sudah Salurkan Kredit UMKM Rp1,25 Triliun
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Bank Sinarmas bersama Pemerintah melalui sinergi Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) memberikan edukasi mengenai keamanan siber di era perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat. Bank Sinarmas menunjukkan keseriusan menghadapi risiko terancamnya keamanan informasi di Indonesia, dengan menggelar kegiatan WRECK-IT secara rutin.

“Kami menyadari semakin pesat perkembangan teknologi informasi saat ini membuat semakin tinggi pula ancaman resiko keamanan informasi yang akan terjadi khususnya di bidang transaksi yang bermedia internet,” ujar Direktur Utama Bank Sinarmas, Frenky Tirtowijoyo secara virtual di Jakarta, Rabu, 23 Juni 2021.

Menurutnya, Bank Sinarmas bersinergi bersama Politeknik Siber dan Sandi Negara memberikan edukasi mengenai keamanan siber di era perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat, dengan harapan agar semua dibekali dengan ilmu dan pengetahuan tentang teknologi keamanan siber. Sehingga ancaman risiko keamanan informasi di Indonesia dapat diminimalisir.

“Tak lupa pula hal ini sejalan dengan misi Bank Sinarmas yakni meningkatkan kemampuan Teknologi Informasi dan Sumber Daya Manusia dalam rangka memberikan layanan terbaik melalui payment system yang lengkap,” ucapnya.

WRECK-IT 2.0 yang digelar tahun ini mengusung tema “Exploiting the Cyber, Catching the Vulnerabilities, Securing the State”. Sama seperti sebelumnya, WRECK-IT terdiri dari dua rangkaian acara, yaitu CTF (Capture The Flag) Competition dan Webinar yang mengundang para ahli di bidangnya. Kompetisi CTF yang berbasis pwnlab, diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai daerah. 

Tujuan diadakannya kompetisi CTF ini sebagai salah satu rangkaian acara inti WRECK-IT 2.0 adalah untuk memperkenalkan secara lebih luas mengenai masalah-masalah keamanan yang timbul dikarenakan kerawanan sistem dalam bentuk challenge-challenge dalam CTF. Harapannya juga, CTF bisa menjadi salah satu sarana yang menyenangkan untuk belajar mengenai keamanan siber dan informasi.

Dalam kegiatan ini, juga ada webinar dan diskusi panelis yang dapat diikuti oleh masyarakat umum, di mana peserta dapat berdiskusi secara interaktif kepada para pembicara yang hadir. Rencananya webinar ini akan dihadiri oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian, yang akan menjadi Keynote Speaker di akhir sesi acara. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]