Snapshot

Bank Sinarmas Berikan Kredit Bagi Peternak Sapi –

Direktur Utama PT Bank Sinarmas Tbk,Freenyan Liwang (kanan) dan Team Leader SAFIRA, Barclay O’Brien (kiri) bertukar naskah nota kesepahaman (Memorandum of Understanding)di Kantor Cabang Tanah Abang Jakarta,Rabu 20 Juli 2016.Guna mendukung program inklusi finansial, PT. Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) akan memberikan pembiayaan bagi 1.550 peternak sapi di wilayah Tuban, Jawa Timur. Pemberian kredit ini merupakan bagian dari kerjasama antara Indonesia dan Australia dalam program Strengthening Agricultural Finance in Rural Areas (SAFIRA).Pembiayaan BSIM untuk para peternak sapi ini akan dilakukan dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun dengan fokus penggemukan sapi. Selain mendapatkan pinjaman dari Perseroan, para peternak juga akan mendapatkan bantuan teknis dari SAFIRA.Dengan program ini, diharapkan pendapatan para peternak sapi akan meningkat minimal sebesar 30%. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

11 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

12 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

16 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

16 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

20 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

22 hours ago