Ilustrasi - Bank Saqu. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Jasa Jakarta yang bertransformasi menjadi Bank Saqu mencatat pertumbuhan kinerja yang impresif dari sisi jumlah pengguna, tingkat kepuasan, hingga rating aplikasi.
Per November 2025, jumlah nasabah perorangan melonjak hingga 3,2 juta, naik dari 3 juta nasabah pada September 2025. Angka ini melesat jauh dibandingkan awal peluncurannya pada 2023 yang baru mencapai sekitar 1.000 nasabah.
Chief Digital Business Officer Bank Saqu, Angela Lew Dermawan, mengatakan sekitar 40 persen dari total nasabah Bank Saqu merupakan solopreneur, yaitu individu dengan penghasilan tambahan dan kebiasaan berwirausaha.
Baca juga: Bank Saqu Rilis Strategi Baru, Siap Bersaing di Pasar Perbankan Digital
Angela melanjutkan, kepercayaan nasabah terhadap Bank Saqu tecermin dalam Net Promoter Score (NPS) yang mencapai 90 persen. Capaian ini menunjukkan tingkat loyalitas dan kemauan nasabah untuk merekomendasikan produk serta layanan Bank Saqu.
Sementara itu, hingga Desember 2024, bank mencatat total aset sebesar Rp13,11 triliun meningkat 16,91 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
“Sejak diluncurkan pada 20 November 2023, Bank Saqu telah mencatat berbagai pencapaian penting yang menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pengalaman perbankan modern yang mudah, andal, dan solusi digital inovatif,” bebernya.
Baca juga : Turun Tipis dari Tahun Lalu, Transaksi Astra Financial di GIIAS Tetap Lampaui Target
Sejalan dengan itu, pihaknya juga mengintegrasikan teknologi AI dalam berbagai aspek operasional dan layanan untuk meningkatkan personalisasi, efisiensi, serta mendorong literasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dua tahun perjalanan ini baru permulaan. Kami akan terus menghadirkan produk, komunitas, dan ekosistem yang membuat finansial menjadi bagian dari kehidupan yang menyenangkan dan bermakna,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More
Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More