Director, President and Repersentative Executive Officer Resona Holdings Kazuhiro Higashi (dari kiri), Calon Presiden Direktur PT Bank Resona Perdania (BRP) Ichiro Hiramatsu, Presiden Direktur Atsushi Tahara dan Direktur Iding Suherdi saat memberikan keterangan pers terkait hari ulang tahun ke-60 BRP, di Jakarta, Kamis 1 Februari 2018. Perayaan hari ulang tahun tersebut mengusung tema Enhancing Great Partnerships for a Bright Future.
Jakarta – PT Bank Resona Perdania menargetkan pertumbuhan kredit tahun ini mencapai kisaran 11-12 persen. Total kredit sendiri kata Presiden Direktur Bank Resona Perdania, Atsushi Tahara, sampai saat ini telah mencapai Rp10,3 triliun.
“Sementara NPL gross 1,98 %,” kata Atsushi usai merayakan hari jadi Bank Resona Perdania yang ke 60 di Jakarta, Kamis, 2 Febuari 2018.
Atsushi sendiri optimis target tersebut bisa tercapai di tahun ini, karena ekonomi Indonesia masih tercatat positif.
Disisi lain, Bank Resona Perdania tetap akan fokus di sektor korporasi sebagai lumbung kreditnya.
“Sejak awal kita fokus sebagai corporate banking. Untuk sekarang pun kita akan terus melanjutkan bisnis model ini,”jelasnya.
Ia menambahkan untuk saat ini costumer base perusahaan hampir setengahnya perusahaan lokal dan setengahnya lagi perusahaan Jepang.
Disisi lain sejauh ini pihak Bank Resona Perdania aktif sebagai mediator yang menjembatani ekonomi Jepang dan Indonesia.
“Untuk masalah perekonomian tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara lain seperti Jepang dan dunia juga pernah mengalami masa-masa ekonomi tumbuh pesat dan ekonomi krisis. Kami sangat percaya Indonesia punya potensi yang sangat besar untuk berkembang,” pungkas Atsushi. (*)
Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More
Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More
Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More
Poin Penting Amartha menyalurkan pembiayaan Rp13,2 triliun pada 2025, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan,… Read More
Poin Penting BNI–Siemens Indonesia menjalin kerja sama pembiayaan Rp300 miliar untuk proyek dan modal kerja… Read More
Poin Penting Tensi geopolitik mendorong aliran dana ke USD, membuat rupiah tetap rentan meski sempat… Read More