Perbankan

Bank Raya Terus Dorong Minat Masyarakat Bertransaksi Non Tunai

Jakarta – Bank Raya sebagai bank digital terus menunjukkan pertumbuhan yang baik dari sisi pengguna Raya Digital Saving tercatat mencapai lebih dari 730 ribu pengguna dengan peningkatan penggunaan digital saving yang mencapai lebih dari 1,2 juta transaksi per Maret 2023.

Melihat hal itu, Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan bahwa sebagai bank digital terus mendorong minat masyarakat untuk bertransaksi non tunai, hal itu terlihat dari transaksi untuk transfer dan pembayaran non tunai hampir menyentuh Rp2 triliun per Maret 2023.

“Dengan kemudahan transaksi serta inovasi yang hadir, minat masyarakat untuk bertransaksi menggunakan Bank Raya semakin meningkat,” ucap Bagus dalam keterangan resmi dikutip, 14 Juni 2023.

Kemudian dirinya juga menambahkan, bahwa dari segi pembayaran non tunai, hingga Maret 2023 total transaksi QRIS dan debit menunjukkan pertumbuhan, yaitu mencapai 31,2 miliar.

Sehingga, berdasarkan pencapaian-pencapaian yang positif tersebut kini Bank Raya bekerja sama dengan Segari dan Indomaret untuk memudahkan para nasabah memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan metode pembayaran yang praktis.

“Kami secara konsisten terus menambah berbagai layanan dan fitur keuangan digital yang benar-benar bermanfaat dan digunakan oleh para nasabah kami, kami juga terus menjalin kerja sama dengan berbagai mitra untuk memperluas manfaat bagi para nasabah,” imbuhnya.

Adapun, berdasarkan kerja sama tersebut, nasabah nantinya dapat menikmati transaksi menggunakan Bank Raya di lebih dari 20 ribu gerai Indomaret di seluruh Indonesia dan mendapatkan cashback 30%.

Sedangkan, untuk nasabah yang ingin bertransaksi menggunakan Bank Raya di aplikasi Segari, akan mendapatkan cashback 25% dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

39 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

47 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

1 hour ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

1 hour ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

2 hours ago