Poin Penting
- Bank Raya akan meluncurkan fitur Raya Aktif yang menggabungkan pengelolaan keuangan dengan aktivitas berbasis hobi dan gaya hidup.
- Perseroan juga menyiapkan layanan Raya Paylater sebagai opsi pembiayaan tambahan bagi nasabah.
- Hingga kuartal I 2026, pengguna Bank Raya tumbuh lebih dari 20 persen menjadi 1,2 juta.
Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya/AGRO) akan melakukan pengembangan inovasi dengan menambahkan fitur di aplikasi Raya. Dalam waktu dekat, Bank Raya berencana meluncurkan fitur Raya Aktif yang memungkinkan nasabah mengelola keuangan sekaligus memfasilitasi berbagai aktivitas berbasis minat dan gaya hidup pengguna.
Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra mengatakan, Perseroan melihat adanya kebutuhan dari nasabah-nasabah berusia muda untuk membangun kebiasaan menabung sambil tetap menjalankan hobi.
“Di mana harapannya nanti pengelolaan keuangan bisa dilakukan dekat sekaligus menyalurkan hobi. Karena kebiasaan menabung ini memang bukan kebiasaan yang mudah untuk dibangun khususnya di usia muda sehingga kami melihat bahwa antara menyalurkan hobi dan menabung ini sesuatu yang bisa kami kemas menjadi salah satu fitur yaitu Raya Aktif,” kata Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra Konferensi Pers Pubex Live, Selasa, 9 Juni 2026.
Baca juga: Bank Raya Beberkan Strategi Gaet Nasabah Sepanjang 2026
Sementara itu, dari sisi digital, Bank Raya juga berinovasi untuk meluncurkan paylater yang akan menjadi opsi pembiayaan tambahan bagi nasabah.
“Sementara kalau kita bicara dari sisi digital salah satunya adalah inovasi di Raya Paylater yang akan menjadi opsi nanti untuk pembiayaan tambahan bagi nasabah,” ungkapnya.
Bisnis Digital Tumbuh Solid
Kicky menyampaikan hingga kuartal I 2026 pertumbuhan dari sisi digital saving Bank Raya cukup solid. Tercatat user atau pengguna Bank Raya tumbuh lebih dari 20 persen mencapai 1,2 juta pengguna.
Adapun saat ini porsi kredit digital terus meningkat menjadi 45,6 persen dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 32,1 persen sejalan dengan transformasi untuk terus memperkuat pertumbuhan bisnis digital.
Baca juga: Optimis Pertumbuhan Bisnis Digital Semakin Solid, Bank Raya Bukukan Kinerja Positif di Kuartal I 2026
Bank Raya pun menargetkan pada 2026 bahwa porsi kredit digital maupun simpanan digital akan terus bertumbuh positif. Penyaluran kredit digital tercatat sebesar Rp8,14 triliun atau tumbuh 29,0 persen (yoy). Sejalan dengan peningkatan tersebut, outstanding kredit digital Bank Raya juga terus tumbuh mencapai Rp3,14 triliun atau tumbuh 33,1 persen (yoy).
Menurut Kicky, hal ini mencerminkan konsistensi pertumbuhan bisnis digital Bank Raya yang sejalan dengan transformasi yang telah dilakukan, khususnya dalam pengembangan ekosistem digital dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.
Pinang Dana Talangan Terus Tumbuh
Selain itu, Champion product Bank Raya yaitu Pinang Dana Talangan terus menunjukkan kinerja cemerlangnya. Selama 3 bulan pada awal 2026, Bank Raya telah menyalurkan Pinang Dana Talangan sebesar Rp7,25 triliun, tumbuh sebesar 33,4 persen (yoy) atau mencatatkan outstanding sebesar Rp1,15 triliun, tumbuh 63,0 persen (yoy), yang telah disalurkan kepada sekitar 52 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai. (*)
Editor: Yulian Saputra


