Perbankan dan Keuangan

Bank Raya Sediakan Pinjaman untuk Karyawan PNM Group

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) bekerja sama dengan PT Mitra Tekno Madani sebagai perusahaan afilisiasi dari PT Permodalan Nasional Madani (PT PNM) melalui produk pinjaman digital Bank Raya, yaitu Pinang Flexi untuk menyediakan fasilitas pinjaman digital bagi pekerja PNM Group melalui aplikasi PNM Digi Karyawan.

Melalui aplikasi PNM Digi Karyawan yang merupakan Mobile App untuk memfasilitasi karyawan PNM mulai dari administrasi SDM, kebutuhan bulanan, hingga aktivitas perusahaan lainnya yang kemudian ditambah dengan akses pinjaman digital melalui produk Pinang Flexi Bank Raya.

Dalam hal ini, produk Pinang Flexi bagi Karyawan PNM menghadirkan tenor pinjaman 1 hingga 18 bulan dengan plafond Rp500 ribu hingga Rp25 juta, di mana total karyawan PNM Group saat ini tercatat lebih dari 77 ribu karyawan.

Baca juga: Kredit Pinang Dana Talangan Bank Raya Tembus Rp11,8 Triliun hingga Kuartal III 2024

Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra, mengatakan sinergi tersebut sangat strategis karena tidak hanya dapat memperluas akses Bank Raya sebagai digital attacker BRI Group, tetapi juga memberikan nilai tambah yang strategis kepada para karyawan dalam ekosistem BRI Group.

“Dengan demikian, maka melalui kehadiran Pinang Flexi pada Aplikasi PNM Digi Karyawan ini, kami dapat memberikan akses pinjaman untuk kebutuhan sehari-hari dengan proses yang aman dan mudah. Kami berharap lewat kerjasama ini akan membuka lebih banyak peluang dan kesempatan bagi ekosistem BRI Group lainnya,” ucap Kicky dalam keterangan resmi di Jakarta, 29 Oktober 2024.

Kicky menambahkan hadirnya Pinang Flexi pada Aplikasi PNM Digi Karyawan ini dapat membantu keuangan para Karyawan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut juga dapat mendorong mendongkrak ekonomi dengan mendorong peningkatan daya beli masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup.

Baca juga: Pinjol Bikin Hidup Gen Z Terpuruk, Dampaknya Susah Cari Kerja hingga Blacklist KPR

“Ke depannya, kami juga membidik penyaluran pinjaman digital kepada ekosistem BRI Group maupun ekosistem digital lainnya secara lebih luas, serta berbagai potensi pemanfaatan produk perbankan digital Bank Raya sehingga semakin banyak peluang dan kesempatan bagi para nasabah Bank Raya untuk mendapatkan akses perbankan digital dengan mudah,” imbuhnya.

Adapun, outstanding Pinang Flexi per kuartal III 2024 tercatat sebesar Rp587 miliar atau mengalami peningkatan 97,6 persen year on year. Adapun Pinang Flexi telah diakses oleh lebih dari 59 ribu nasabah per September 2024, dan diharapkan dapat terus bertumbuh positif dari waktu ke waktu. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

2 hours ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

6 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

10 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

14 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

14 hours ago