Keuangan

Bank Raya Hadirkan Ekosistem Pembayaran Terintegrasi dalam Satu Aplikasi

Jakarta – Memasuki masa mudik dan libur Lebaran, kebutuhan masyarakat akan transaksi keuangan pun diprediksi akan meningkat tajam. Hal ini disadari betul oleh Bank Raya. Oleh karenanya, mereka telah menyiapkan ekosistem pembayaran terintegrasi dalam satu aplikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama jelang hari raya.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat menggunakan bank digital guna semakin memudahkan kebutuhan transaksi mereka sehari-hari,” ungkap Bhimo Wikan Hantoro, Direktur Digital dan Operasional Bank Raya dalam keterangan resminya, Selasa, 18 April 2023.

Bank Raya meluncurkan fitur bayar tagihan dan beli token listrik secara mobile. Nasabah dapat mengakses fitur pembayaran PLN lewat aplikasi Bank Raya untuk pembayaran PLN Pascabayar, pembelian token listrik, dan tagihan PLN Non-Taglis.

“Nasabah dapat menikmati kemudahan pembayaran listrik dari mana saja dan kapan saja, hanya dengan mengakses aplikasi Bank Raya,” ungkapnya.

Dalam fitur ini, nasabah juga berkesempatan mengikuti beberapa program menarik, yaitu program KilatVGNZA. Nasabah terpilih akan mendapatkan potongan harga tagihan listrik.

Selain pembayaran tagihan listrik, menjelang Idulfitri nasabah juga dapat memanfaatkan fitur pembelian tiket kereta api di aplikasi Raya.

Fitur ini memungkinkan pengguna dapat memilih rute dan jadwal perjalanan kereta api, serta membeli hingga 4 tiket KAI sekaligus langsung di dalam aplikasi Raya.

Dari sisi digital savings, nasabah dapat memanfaatkan fitur saku yang dapat digunakan untuk mengelola keuangan dan mengatur kebutuhan transaksi harian, seperti Saku Bujet, Saku Pintar, dan Saku Jaga.

Saku Bujet membantu nasabah untuk mengalokasikan anggaran, dan juga terintegrasi dengan fitur QRIS, dan fitur pembayaran lainnya di aplikasi Raya, seperti isi pulsa, top up e-wallet, transfer dan tarik tunai, serta pembayaran tagihan PLN.

“Kami terus berinovasi dengan menambah layanan lewat fitur-fitur yang memudahkan nasabah-nasabah. Tidak sekadar menabung dan mengelola keuangan, namun juga membayar tagihan maupun pembayaran transaksi sehari-hari,” kata Bhimo.(*)

Galih Pratama

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

19 mins ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

2 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

4 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago