Perbankan

Bank Raya Catat Transaksi Raya App Meningkat 53,9 Persen di Mei 2025

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) mencatat pengguna Raya App telah mencapai lebih dari 1 juta nasabah per Mei 2025.

Adapun penggunaan transaksi meningkat 53,9 persen year on year (yoy) yang mencapai 1,7 juta transaksi, dengan pertumbuhan digital saving mencapai sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh 52,61 persen yoy.

Berdasarkan hal itu, Bank Raya terus menghadirkan inovasi aplikasi keuangan untuk membantu nasabah merasakan pengalaman menabung yang menarik tidak hanya sekadar menabung. 

Melalui Raya App, nasabah dapat mengakses fitur analisis keuangan untuk memantau, menganalisis, dan mengevaluasi kebiasaan finansial, sehingga nasabah dapat mengambil keputusan keuangan dengan lebih bijak.

Baca juga: Bank Raya Punya Fitur Baru “Tagih Uang”, Apa Manfaatnya?

Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra menjelaskan, salah satu fitur dalam kategori analisis keuangan adalah “Raya Story”. Ini fitur yang menyajikan ringkasan informasi keuangan nasabah dalam format interaktif berbentuk story selayaknya story social media.

Fitur tersebut menampilkan data keuangan selama satu bulan terakhir dengan visualisasi sederhana yang mudah dipahami, Raya Story juga memberikan pengalaman yang intuitif dan memudahkan nasabah dalam mengevaluasi kondisi keuangan secara rutin.

Informasi yang ditampilkan mencakup informasi uang masuk dan uang keluar, jumlah transaksi yang paling sering digunakan, total promo dan cashback yang telah didapatkan, level Raya membership, rekomendasi fitur saku yang dapat digunakan serta informasi promo Bank Raya.

“Kami berharap fitur ini dapat mendorong kesadaran finansial, membantu nasabah memahami pola transaksi mereka, serta membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih terencana,” ucap Kicky dikutip 18 Juli 2025.

Baca juga: Daftar Bank Digital Tanpa Potongan Biaya Admin Bulanan

Dengan adanya fitur Raya Story, nasabah dapat memantau langsung kondisi finansial bulanan dan mengambil langkah yang diperlukan dalam mengatur keuangan pribadi, mulai dari pengelolaan pemasukan hingga pengendalian pengeluaran.

“Harapannya, keuangan nasabah menjadi lebih stabil dan tujuan finansial mereka dapat tercapai,” imbuhnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

9 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

9 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

10 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

10 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

10 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

10 hours ago