Poin Penting
- Bank Raya menghadirkan 111 inovasi fitur digital untuk memperluas akuisisi nasabah sepanjang 2026
- Program promo, loyalty, dan Raya Poin disiapkan untuk meningkatkan transaksi dan loyalitas nasabah
- Kuartal I-2026, kredit digital Bank Raya tumbuh 29% menjadi Rp8,14 triliun dan menopang laba bersih Rp6,79 miliar.
Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya/AGRO) terus memperkuat strategi untuk menarik lebih banyak nasabah sepanjang 2026 melalui pengembangan fitur dan layanan digital.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan bahwa dalam setahun terakhir perseroan telah menghadirkan sekitar 111 inovasi fitur pada aplikasi Raya yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Bagus menjelaskan, sejumlah produk dan fitur unggulan Bank Raya antara lain Saku Bisnis, yang membantu pelaku usaha mengelola keuangan dan telah terintegrasi dengan QRIS Bisnis. Selain itu, terdapat Fitur Kasir yang memudahkan pengelolaan transaksi dan operasional usaha secara digital.
Di segmen keluarga, Bank Raya juga menghadirkan Uang Saku, solusi bagi orang tua untuk memberikan uang saku kepada anak secara digital, aman, dan terkontrol melalui kartu debit digital
Baca juga: Bank Raya Perluas Inovasi Digital untuk Dukung Transaksi Nasabah
“Kemudian melengkapi juga ekosistem pembayaran digital di aplikasi Raya serta beberapa pengembangan fitur lainnya di Saku Bareng dan Raya Paylater,” ujar Bagus dalam Konferensi Pers Pubex Live, Selasa, 9 Juni 2026.
Di sisi lain, Bank Raya juga terus melakukan berbagai strategi promosi melalui beragam penawaran menarik untuk transaksi di sejumlah merchant, seperti, F&B, transportassi, entertainment, hingga retail.
Program lainnya, terdapat loyalty nasabah dengan beberapa level mulai dari kawan, kawan baik, sobat hingga besti yang memberikan berbagai keuntungan bagi nasabah seperti bebas biaya administrasi bulanan, transfer dan cashback untuk transaksi QRIS maupun merchant.
Kemudian, Bank Raya juga menghadirkan program Loyalitas Raya Poin di aplikasi Raya yang memungkinkan nasabah memperoleh poin dari berbagai aktivitas transaksi seperti pembukaan rekening, penambahan saldo tabungan setoran awal hingga transaksi halian seperti transfer BI-Fast, top up e-wallet, dan pembayaran QRIS.
“Point yang terkumpul tentunya nanti dapat ditukarkan dengan beragam hadiah langsung dan reward menarik lainnya dan ini jangka waktunya kita batasin hingga 31 Januari 2027,” jelasnya.
Selain itu, pada tahun ini Bank Raya turut aktif berpartisipasi sebagai sponsor di berbagai acara berskala besar untuk memperluas akusisi nasabah dan peningkatan transaksi aplikasi Raya, seperti event Lala Market dan Sundown Market di Jakarta dan beberapa event di kota besar lainnya.
“Mudah-mudahan dengan beberapa agenda dan inovasi yang telah kami kembangkan kami tentunya berharap dapat menggaet lebih banyak lagi customer di tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya.
Baca juga: Bank Raya (AGRO) Menggelar RUPST 2026
Kinerja Bank Raya
Adapun hingga kuartal I 2026, Bank Raya membukukan laba bersih sebesar Rp6,79 miliar, yang ditopang dari kinerja kuat bisnis digital yang terlihat dari perbaikan rasio NIM Bank Raya dari 4,87 persen pada kuartal I 2025 menjadi 5,78 persen atau meningkat 91 bps (yoy) seiring dengan optimalisasi aset produktif dan pengelolaan biaya dana yang lebih efisien.
Selain itu, porsi kredit digital Bank Raya terus meningkat menjadi 45,6 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 32,1 persen sejalan dengan transformasi untuk terus memperkuat pertumbuhan bisnis digital.
Penyaluran kredit digital di kuartal I 2026 tercatat sebesar Rp8,14 triliun atau tumbuh 29,0 persen (yoy). Sejalan dengan peningkatan tersebut, outstanding kredit digital Bank Raya juga terus tumbuh mencapai Rp3,14 triliun atau tumbuh 33,1 persen (yoy). (*)
Editor: Galih Pratama


