News Update

Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Poin Penting

  • Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan karyawan 2025.
  • Transaksi sesuai POJK 45/2015 dan POJK 29/2023, tunduk peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Perseroan pastikan buyback tak ganggu operasional, modal kerja dan arus kas cukup untuk pembiayaan transaksi.

Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk mengumumkan akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan perkiraan dana maksimal Rp1 miliar. Transaksi ini melibatkan perseroan dan pemegang saham publik sebagai pihak ketiga.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip 24 Februari 2026, manajemen Bank OCBC NISP menjelaskan aksi buyback ini dilakukan untuk mendukung pemberian remunerasi variabel bagi manajemen dan karyawan atas kinerja tahun 2025, sesuai POJK Nomor 45/POJK.03/2015 tentang Tata Kelola Pemberian Remunerasi Bank Umum.

Baca juga: UUS OCBC NISP Buka Peluang Spin-Off Lebih Cepat, Ini Syaratnya
Baca juga: Produk Tabungan Emas Moncer, UUS OCBC Lirik Status Bullion Bank

“Pelaksanaan pembelian kembali saham ini juga sejalan dengan POJK No. 29/2023 mengenai pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka, dan kami akan mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis manajemen NISP.

Manajemen Bank OCBC NISP menegaskan bahwa transaksi ini tidak akan menimbulkan dampak material terhadap kegiatan usaha, karena modal kerja dan arus kas perseroan mencukupi untuk membiayai buyback sambil tetap menjalankan operasional sehari-hari.

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

5 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

5 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

6 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

6 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

7 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

8 hours ago