Poin Penting
Jakarta – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) merelokasi dua kantor cabangnya, yaitu Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pantai Indah Kapuk dan Kantor Cabang (KC) Medan.
Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo menjelaskan relokasi kantor cabang ini sebagai upaya perseroan dalam mendekatkan diri kepada nasabah.
“Kami berharap bahwa nasabah setia BNC akan semakin mudah datang langsung ke kantor cabang mendapatkan layanan perbankan secara lengkap dengan lebih baik lagi,” jelas Aditya dalam keterangan tertulisnya dikutip 9 Oktober 2025.
Dia melanjutkan, Pantai Indah Kapuk masih menjadi lokasi pilihan BNC untuk kantor cabang karena perkembangannya yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: BNC Kantongi Laba Rp159,94 Miliar di Kuartal I 2025, Ini Pendorongnya
“Ini menjadikannya salah satu lokasi premium baik untuk bisnis maupun tempat tinggal,” jelasnya.
Aditya menekankan perseroan menawarkan berbagai produk dan layanan keuangan yang ditawarkan oleh BNC, baik untuk nasabah individu, UMKM, dan korporasi,
“Kami berharap dapat terus memberikan pelayanan keuangan yang dapat menjadi solusi kebutuhan nasabah,” ujarnya.
Tidak hanya KCP Pantai Indah Kapuk, masih di bulan yang sama di akhir September lalu, BNC meresmikan relokasi KC Medan. KC BNC Medan kini berlokasi di Jl. Glugur No.71A/1 (Jl. Gatot Subroto), Petisan Tengah, Medan, pindah dari lokasi sebelumnya yang berada di bilangan Kampung Baru, Medan.
Baca juga: Begini Strategi BNC Tingkatkan Inklusi Keuangan Masyarakat Indonesia
BNC merelokasi KC Medan ke lokasi yang lebih strategis dan dengan konsep lebih modern, serta terdigitalisasi. Ini merupakan salah satu upaya dari BNC untuk terus melayani kebutuhan nasabah dengan semakin baik lagi.
“Medan dan area sekitarnya sejak lama merupakan wilayah yang potensial dan menjadi salah satu barometer atas pertumbuhan ekonomi nasional, dan BNC ingin berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi di wilayah ini,” jelasnya.
Secara bisnis, tahun depan BNC akan semakin memfokuskan pada peningkatan penetrasi ke segmen yang lebih luas, terutama di segmen konsumer dan UMKM. BNC juga melihat potensi yang luas di segmen komersial.
“Selain peningkatan penetrasi ke berbagai segmen, kami juga akan berupaya untuk meningkatkan dana murah dan mengajak nasabah untuk bertransaksi lebih aktif,” jelasnya.
Kata Adytia, upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra strategis untuk memperluas ekosistem digital.
“Sehingga nasabah bisa mengakses berbagai layanan keuangan secara lebih fleksibel,” tutupnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More