Categories: Analisis

Bank Neo Commerce Kasih Suntikan Modal untuk Fintech Moladin

Jakarta— Bank Neo Commerce (BNC) menyalurkan kredit modal kerja kepada PT Moladin Finance Indonesia, platform fintech dan marketplace otomotif Moladin Group.

Melalui kerja sama kredit modal kerja ini brtujuan untuk mendukung Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan pengembangan bisnis bagi agen dan micro-dealer pengguna Moladin melalui website resmi Moladin.

Pejabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama PT Bank Neo Commerce, Tbk., Aditya Windarwo menjelaskan, sebagai bank dengan layanan digital, pihaknya ingin aktif dalam mendukung berbagai upaya pemerintah untuk percepatan laju pertumbuhan inklusi keuangan, termasuk melalui kerja sama tersebut.

Baca juga: Perkuat Bisnis, Bank Neo Commerce (BNC) Terus Berikan Layanan Optimal

Menurutnya, kolaborasi ini menandakan langkah penting menuju pencapaian tujuan bersama dalam pemberdayaan keuangan dan membuka masa depan yang lebih cerah bagi banyak individu di seluruh Indonesia.

“Bagi kami, percepatan laju pertumbuhan inklusi keuangan dapat tercapai dengan sinergi dan sejak awal transformasi kami menjadi bank dengan layanan digital, BNC konsisten menganut open ecosystem dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya yang terkini adalah dengan Moladin,” ujar Aditya dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (1/3/2024).

Sementara Direktur Utama PT Moladin Mulyadi mengatakan, kolaborasi ini memungkinkan perseroan untuk mencapai lebih banyak pembiayaan kredit dan menghasilkan dampak yang lebih besar.

Baca juga: Fintech Danai.id dan Bank BTPN Kolaborasi Dorong Kredit Produktif Sektor UMKM

“Dengan menggabungkan keahlian dan sumber daya kami, kami dapat memberdayakan individu, memungkinkan lebih banyak UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka, dan membangun lanskap keuangan yang lebih inklusif di Indonesia,” katanya.

Saat ini, Moladin telah melibatkan lebih dari 26.000 agen dan dealer aktif dengan menciptakan platform otomotif digital yang komprehensif. (*) RAL

Galih Pratama

Recent Posts

Pemerintah Tarik Utang Rp736,3 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Pemerintah menarik utang Rp736,3 triliun hingga Desember 2025, setara 94,9 persen dari target… Read More

16 mins ago

IHSG Ditutup Berbalik Melemah ke Posisi 8.884, Ini Pemicunya

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884, dipicu aksi ambil untung setelah menyentuh… Read More

31 mins ago

Memperkuat Ketahanan Siber di Era Digital

Oleh Krisna Wijaya, bankir senior dan fakulti di Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) PERCEPATAN digitalisasi… Read More

38 mins ago

Menkop Gandeng Lintas K/L Percepat Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih

Poin Penting Menkop menggandeng lintas K/L untuk mempercepat pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih sesuai… Read More

54 mins ago

Pembiayaan dan Asuransi Ekspor Jadi Kunci Hadapi Dinamika Perdagangan Global

Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, seperti volatilitas geopolitik, perubahan rantai pasok, dan munculnya… Read More

1 hour ago

Banyak Bank Rombak Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Perbankan 2026 Lebih Baik

Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More

2 hours ago