Padang – Saat ini, dunia bisnis bahkan di mana saja termasuk birokrasi tidak terlepas dari teknologi. Untuk itu, di tengah perkembangan Teknologi Informasi yang sangat pesat ini, bank harus melihat ini tidak hanya sebagai disrupstion, tapi juga peluang. Bank Nagari pun bersiap tingkatkan daya saing lewat digitalisasi.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Utama Bank Nagari Dedy Ihsan dalam sambutan membuka Diskusi Panel yang bertema “Ekonomi Terkini dalam Kaitannya Outlook Sumatera Barat dan Financial Technologi di Padang, Sumatera Barat, Rabu 7 November 2018.
“Kini generasi 4.0. Bank harus melihat ini sebagai disruption dan peluang dan Bank harus terus bertransformasi ke digitalisasi. Semua sekarang menuju digitalisasi. Internet of every thing. Layanan konten berupa data dan informasi atau multimedia jaringan internet, membuat seluruh kehidupan terdigitalisai,” ujarnya.
Menurut Dedy, Bank Nagari sedang dan terus melakukan transformasi tidak hanya dari sisi Teknologi Informasi saja, melainkan juga di layanan, budaya kerja, produk, yang digali dari perilaku “big data” kami. “Transformasi harus dilakukan untuk menangkap peluang ini. Saat ini, pengguna ponsel 142% dari populasi yang 262 juta orang,” ucapnya.
Dedy mengungkapkan, Fintech sebenarnya bukan saingan, untuk itu seharusnya perbankan bisa berkolaborasi dengan Fintech. “Memang ada beberapa produk bank, dipenetrasi mereka, tetapi mereka juga butuh bank. Menurut data penetrasi transaksi digital 7,2 kali menggunakan mobile. Transaksi ekspedisi meningkat, yg membuktikan transaksi online meningkat drastis,” katanya.
Dirinya mengingatkan, ada beberapa isu yang perlu amati dan bersiap, yaitu cyber crime, regulatory issue dan compliance. “Tahun depan rencana kami, kerjasama dg fintech atau membuat fintech sendiri, baik di lending maupun di payment system. Juga, Digitalisasi produk kredit,” lanjut Dedy.
Di sisi lain, untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era digital, Bank Nagari
meluncurkan layanan mobile banking. Layanan Nagari Mobile Banking ini dapat digunakan untuk melakukan sejumlah transaksi keuangan bagi nasabah yang menginginkan kemudahan. Dengan meluncurkan Nagari Mobile Banking maka, Bank Nagari telah meningkatkan daya saing.
Hadir sebagai pembicara antata lain Elfindri, Akademisi dari Universitas Andalas, Suryono Hidayat, Direktur PT Rintis Sejahtera, Benny W, Mewakili Gub Sumabr dan Eko B Supriyanto, Direktur Biro Riset InfoBank. Pembuka seminar Darwisman Kepala OJK Sumbar dan Eddy Dwi Kepala BI Sumbar. (ebs)
Poin Penting OJK menegaskan pelaksanaan demutualisasi bursa efek baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, menggantikan Iman Rachman, namun peresmiannya masih… Read More
Poin Penting Portofolio pembiayaan berkelanjutan BNI pada 2025 mencapai Rp197 triliun atau 22 persen dari… Read More
Poin Penting IHSG menguat signifikan pada sesi I perdagangan 3 Februari 2026, naik 1,57 persen… Read More
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More