Perbankan

Bank Nagari Sudah Salurkan KUR Rp1 Triliun untuk UMKM

Padang – PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari) telah menyiapkan kredit usaha rakyat (KUR) untuk pagu tahun 2023 adalah sebanyak Rp2,5 triliun yang dapat diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Provinsi Sumatera Barat.

Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Gusti Candra, mengatakan bahwa hingga saat ini KUR tersebut telah tersalurkan hingga Rp1 triliun bagi masyarakat khususnya UMKM.

“KUR Bank Nagari sejak 2016 kita sudah salurkan sampai Rp7 triliun, khusus pagu 2023 kita dapat Rp2,5 triliun, sampai dengan hari ini sudah Rp1 triliun, jadi silakan masyarakat mengakses bank nagari dengan mudahnya,” ucap Gusti usai acara Kick Off Program EKI dikutip, 23 Juni 2023.

Kemudian, Gusti menjelaskan kemudahan akses yang diberikan tersebut terlihat dari bunga yang dibayarkan hanya sebesar 1,5% dari total bunga 6%. Hal ini karena sisa bunga sebesar 4,5% telah mendapatkan anggaran subsidi dari APBD Sumatera Barat dan berlaku maksimal dua tahun.

“Rentenir itu 10% seminggu dibayar oleh pelaku UMKM, bahkan sehari pinjam 4 bayar 6 kan? Ini hanya 1,5% setahun jadi ini luar biasa program pak bupati dan kami support,” imbuhnya.

Gusti menjelaskan, bahwa saat ini terdapat sekitar 700 ribu UMKM yang membutuhkan pembiayaan oleh pelaku jasa keuangan atau perbankan, sedangkan yang dapat tersentuh oleh Bank baru sekitar 300 ribu.

“700 ribu yang UMKM Sumbar, itu 700 ribu, yang diakses bank baru sekitar 300 ribu jadi masih banyak. kalau tanah datar saya mungkin perlu cross check,” ujar Gusti.

Adapun, terkait dengan kredit macet, Gusti mengaku rasio kredit tersebut 0%, hal ini karena syarat dari pengajuan pinjaman di Bank Nagari adalah memiliki sebuah usaha dan data kreditur dalam sistem layanan informasi keuangan (SLIK) bersih atau tidak bermasalah.

“Syaratnya? yang penting punya usaha dan yang penting bisa bayar tiap bulan, prosesnya cuma datang ke bank kemudian di survei kalau mereka punya surat keterangan dari desa itu juga bisa dengan maks pinjaman Rp10 juta,” tutupnya.

Sebagai informasi, Bank Nagari turut berperan sebagai salah satu stakeholder yang mendukung program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang diluncurkan oleh OJK pada Kamis (22/6) di desa Nagari Sumpur, Tanah Datar, Sumatera Barat. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

3 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

3 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

4 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

4 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

4 hours ago