Poin Penting
Jakarta – Bank Muamalat memastikan kesiapan uang tunai layak edar Rp879 miliar selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Ramadan dan Idulfitri 2025 yang sebesar Rp624 miliar.
Menurut SEVP Operations Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan menjelaskan, ketersediaan uang tunai tersebut untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan uang tunai di masyarakat, sekaligus dukungan perseroan dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI).
“Untuk kebutuhan uang tunai layak edar tahun ini, kami menyiapkan Rp879 miliar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Ramadan dan Idulfitri 2025 sebesar Rp624 miliar,” kata Dedy dalam keterangan resminya, 12 Maret 2026.
Baca juga: Imam Teguh Saptono Fokus Turnaround Bank Muamalat Berbasis Nilai
Adapun untuk penukaran uang layak edar di Bank Muamalat, nasabah dan masyarakat bisa menukarkan uang mulai dari pecahan Rp1.000 kertas hingga Rp50.000.
Dedy menambahkan, bersama BI, Bank Muamalat mengoperasikan kas keliling (mobile branch) di Basket Hall Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta pada 12 – 15 Maret 2026. Tak hanya itu, terdapat 20 titik lokasi penukaran uang di area Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi yang berlangsung pada 9 – 13 Maret 2026. Layanan penukaran uang layak edar ini mengoptimalkan penggunaan aplikasi PINTAR dari BI.
“Kami mengingatkan nasabah dan masyarakat untuk membawa ‘Bukti Pemesanan’ dari aplikasi PINTAR BI dan KTP saat hendak melakukan penukaran uang di kas keliling,” ujar Dedy.
Bank Muamalat juga mengoptimalkan layanan digital dan melakukan penyesuaian jam operasional di kantor-kantor cabang selama bulan suci Ramadan dan menyambut libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Dedy mengatakan selama Ramadan 1447 H, jam operasional seluruh kantor cabang Bank Muamalat dimulai pukul 08.00 – 15.00 waktu setempat.
Baca juga: Bank Muamalat luncurkan Tabungan Rindu Haji
Adapun selama masa cuti bersama dan libur Lebaran yang berlangsung 18 hingga 24 Maret 2026, seluruh kantor cabang Bank Muamalat tidak beroperasi. Pelayanan kembali dibuka pada Rabu, 25 Maret 2026.
“Cuti bersama dan libur Lebaran tahun ini cukup panjang. Kami yakin kebutuhan transaksi seperti pembayaran, pengiriman, dan penarikan uang akan meningkat. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada nasabah untuk memanfaatkan kanal digital milik Bank Mualamat guna mengakomodir kebutuhan transaksi perbankan sehari-hari,” ujarnya.
Meskipun kantor cabang tutup, nasabah tetap dapat melakukan transaksi seperti pengiriman uang ke sanak keluarga, belanja kebutuhan Lebaran, top up saldo e-wallet, hingga transaksi e-commerce melaluiMuamalat DIN. Selain itu, tersedia pula opsi kanal digital lainnya yaitu internet banking Madina dan ATM. (*)
Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More
Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More
Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More
Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More
Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More