Gedung Bank Muamalat Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Di tengah pandemi, industri perbankan berlomba-lomba meningkatkan layanan digitalnya. Meningkatnya permintaan akan transaksi yang digital dan minim kontak membuat setiap bank beradaptasi dengan menyiapkan layanan dan fitur digital terbaru. Meski demikian, transformasi digital perbankan tidaklah mudah.
Ada beberapa langkah yang perlu dilalui sebelum sebuah bank dapat menerapkan transformasi digital tersebut. Dahnulbahri Noor, Head of IT Governance & Security, Bank Muamalat Indonesia menyebut bahwa setidaknya ada 3 langkah yang perlu dilalui untuk menerapkan transformasi digital. Pertama adalah komitmen dari manajemen dan kedua adalah perencanaan yang matang.
“Setidaknya ada 3 langkah. Pertama dukungan penuh dari manajemen. Komitmen mereka akan penting bagi kelangsungan transformasi digital. Kedua adalah perencanaan road map transformasi digital yang jelas dan detail. Kira-kira produk apa saja yang nantinya akan diunggulkan atau menjadi flagship,” jelas Bahri pada wawancara via virtual, Rabu 23 September 2020.
Langkah yang ketiga dan terakhir adalah memilih partner penyedia layanan teknologi yang tepat. Dengan berkolaborasi, bank yang hendak melakukan transformasi digital dapat merealisasikan rencananya dengan lebih cepat, efisien, dan fleksibel.
Bahri menjelaskan bahwa Bank Muamalat saat ini telah menjalin kerja sama dengan Oracle untuk mengembangkan produk dan sistem perbankannya. Bank Muamalat mulai menggunakan sistem komputasi awan dari Oracle, yaitu Oracle Cloud Infrastructure (OCI) untuk mengoptimalkan proses pengembangan produk dan sistem perbankan mereka. Ia menilai Oracle dapat memberikan layanan teknologi yang mumpuni dan berstandar internasional.
“Kita berpartner dengan Oracle untuk penyediaan environment development mobile banking berbasis cloud, Muamalat DIN (Digital Islamic Network). Bersama Oracle, cloud implementation time kita menjadi lebih cepat dan dari sisi performance lebih terjamin. Selain itu, dari sisi security tentunya juga lebih aman karena Oracle telah memiliki standar keamanan internasional,” ujarnya.
Kerja sama antara Bank Muamalat dan Oracle sejauh ini tampaknya sudah membuahkan hasil. Bank Muamalat diganjar beberapa penghargaan bergengsi dari instansi-instansi ternama, seperti peringkat pertama Digital Brand Award 2020 dari Majalah Infobank untuk Bank Syariah BUKU 2 dan Digital CX Awards dari The Digital Banker untuk kategori the Best Customer Experience – ATM untuk Omni Channels serta predikat Highly Acclaimed untuk Best Customer Experience in Islamic Banking. (*) Evan Yulian Philaret
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More