News Update

Bank Muamalat Salurkan Rp125 Miliar ke HK Realtindo

Jakarta–PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) dan anak perusahaan PT Hutama Karya (Persero), PT HK Realtindo (HK Realtindo) menandatangani perjanjian kerja sama supply chain financing sebesar Rp125 Miliar, Jumat (16/6) di Jakarta. Kerjasama ini merupakan upaya Bank Muamalat meningkatkan pembiayaan korporasi.

“Bank Muamalat ingin terus meningkatkan pembiayaan korporasi dengan langkah-langkah yang prudent. Melalui kerja sama dengan HK Realtindo ini. Kami bisa melakukan diversifikasi risiko pembiayaan kepada para selected supplier yang telah direkomendasikan oleh anchor,” kata Indra Y. Sugiarto, Direktur Korporasi Bank Muamalat kepada Infobank, Sabtu, 17 Juni 2017.

Dengan adanya kerja sama supply chain financing antara Bank Muamalat dan HK Realtindo, Bank Muamalat akan memberikan pembiayaan kepada para mitra usaha atau supplier yang terkait dalam proyek dan telah direkomendasikan oleh HK Realtindo yang bertindak sebagai anchor.

Bagi para mitra usaha atau supplier HK Realtindo, kerja sama ini akan membantu arus kas dengan mempercepat penerimaan pembayaran atas tagihan pekerjaan proyek milik HK Realtindo. Bank Muamalat akan memberikan talangan kepada supplier dengan akad qardh atas tagihan tersebut.

Indra menjelaskan, melalui kerja sama ini, Bank Muamalat mendapatkan informasi menyeluruh dari supplier dan anchor sehingga risiko informasi asimetris dalam pemberian fasilitas pembiayaan bisa terminimalisir. Kerja sama ini juga membantu mempercepat proses akuisisi nasabah baik korporasi maupun komersial yang otomatis meningkatkan portofolio Bank Muamalat.

“Dengan demikian kami bisa meminimalisir risiko double financing terhadap underlying dokumen yang sama. Dengan adanya kerja sama ini, Bank Muamalat mendapatkan kepastian dari anchor,” jelas Indra.

Kerja sama ini juga diklaim memperkuat positioning Bank Muamalat di industri perbankan syariah Indonesia. Sekaligus ini merupakan bukti, Bank Muamalat mendukung penuh pertumbuhan ekonomi Indonesia, melalu pembiayaan di sektor properti dan infrastruktur.

Fajar, Direktur Keuangan HK Realtindo mengatakan, kerjasama ini membantu kelancaran arus kas (cash flow) perseroan. Ini sekaligus merupakan upaya bagi HK Realtindo untuk meningkatkan loyalitas supplier.

“Kerja sama ini sangat baik bagi kami, karena dengan cara ini kami juga bisa memelihara hubungan yang baik dengan partner-partner bisnis kami, para supplier,” tegas Fajar.

Direktur Utama Bank Muamalat Endy PR Abdurahman menambahkan, Bank Muamalat memajukan sektor properti dan konstruksi Indonesia agar semakin tumbuh positif, setelah sebelumnya pada 2015 mengalami perlambatan.

“Kerja sama ini pun menjadi salah satu upaya Bank Muamalat untuk meningkatkan portofolio korporasi dan ritel perusahaan secara sehat dan terdiversifikasi dengan baik,” kata Endy.

Endy menambahkan, pada saat ini tren pertumbuhan ekonomi di Indonesia sedang positif, yang mendorong optimisme berbagai pihak untuk mengembangkan bisnis. Pada 2017 adalah tahun lepas landas bagi industri properti dan konstruksi untuk tumbuh dan berkembang.

Sebagi data, HK Realtindo sendiri merupakan anak perusahaan dari PT Hutama Karya (Persero) dengan kepemilikan saham sebesar 99,75 persen, dengan beberapa proyek masterpiece antara lain H Tower Rasuna Said, H Residence MT Haryono, H Mansion Pejaten, H Residence at Soetta, HAKA Hotel Semarang, The Enviro Cikarang, dan beberapa proyek prestisius lainnya, dengan lokasi strategis dan berdaya jual tinggi. Kerja sama pembiayaan supply chain ini nantinya akan melibatkan tiga pihak, yaitu Bank Muamalat, HK Realtindo sebagai perusahaan anchor dan para pemasok/vendor dari HK Realtindo. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Laporan dari Sidang Kasus Kredit Macet Sritex: Saksi Ahli, Bebaskan Para Bankir

Oleh: Tim Redaksi Infobank Semarang – Ada yang sangat kacau di negeri ini. Bukan soal… Read More

4 hours ago

Catat Kinerja Solid di 2025, Tugu Insurance Terus Memperkuat Fundamental Bisnis

Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More

14 hours ago

Purbaya Pertimbangkan Barter Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More

15 hours ago

Resmi! BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Nilai per Sahamnya

Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More

15 hours ago

Tren Kinerja Positif, Bank Banten Kelola RKUD Pemkab Serang

Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More

15 hours ago

Ahli Tegaskan Kasus Sritex Bukan Korupsi, Eks Dirut Bank Jateng Dinilai Tak Layak Dipidana

Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More

15 hours ago