News Update

Bank Muamalat Jadi Agen Escrow Fintech Syariah Ammana

Jakarta — PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menjalin kerja sama bisnis dengan PT Ammana Fintek Syariah (Ammana), sebuah perusahaan teknologi finansial (Tekfin) atau Fintech Syariah yang bergerak di bidang investasi peer-to-peer (P2P) lending. Bank Muamalat akan bertindak sebagai Agen rekening penampungan (escrow) bagi Ammana.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Jasa Layanan Escrow antara Bank Muamalat dengan Ammana Fintek Syariah dilaksanakan pada hari Senin, 15 April 2019 di Muamalat Tower, Jakarta. Bank Muamalat diwakili oleh Achmad K. Permana selaku Chief Executive Officer (CEO), sedangkan Ammana Fintek Syariah diwakili oleh Lutfi Adhiansyah selaku CEO & Founder.

Permana mengatakan, kehadiran perusahaan tekfin berbasis yariah merupakan solusi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi namun tetap sesuai dengan prinsip syariah yakni tanpa riba. Potensinya pun cukup besar mengingat tingkat penetrasi keuangan syariah di Indonesia masih cukup rendah, di sisi lain Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

“Kolaborasi Bank Muamalat dan Amanna merupakan sebuah terobosan yang positif. Ini menunjukkan bahwa industri perbankan dan tekfin syariah dapat tumbuh bersama-sama di era digital. Kami berharap melalui kerjasama ini membuat inklusi keuangan syariah dapat lebih luas lagi,” kata Permana di Muamalat Tower Jakarta, Senin, 15 April 2019.

Sebagai informasi, P2P lending adalah layanan pembiayaan suatu proyek secara digital dengan menggunakan sebuah platform internet untuk menghubungkan antara pemberi biaya (lender) dan penerima pembiayaan (borrower).

Dalam kerja sama ini seluruh hasil pembayaran dari lender atas borrower akan dikelola melalui rangkaian Layanan Cash Management di Bank Muamalat. Antara lain dengan menggunakan Virtual Account, Cash Management System dan menjadi agen rekening penampungan (escrow) yang memastikan dana yang dihimpun dan dikelola akan dialokasikan sesuai dengan tujuan utama.

Amanna Fintek Syariah sendiri merupakan perusahaan penyedia platform investasi P2P lending dengan format syariah pertama di Indonesia. Platform ini memungkinkan masyarakat umum untuk melakukan kontribusi sosial (wakaf, infak sedekah) dan berinvestasi secara syariah untuk ikut memajukan ribuan pelaku Usaha Keuangan Mikro & Menengah (UMKM) yang menjadi mitra Ammana.

Lutfi Adhianysah, CEO & Founder Ammana Fintek Syariah mengatakan, dengan kemitraan ini implementasi program Bank Muamalat yang berkaitan dengan aspek pemanfaatan solusi teknologi dan pembiayaan dapat dioptimalkan untuk memperkuat layanan Ammana.

“Serta untuk mendukung berbagai potensi kemitraan yang luas antara keluarga besar Bank Muamalat baik yang tergabung dalam komunitas karyawan ataupun dengan para nasabah yang ingin mendukung kemajuan UMKM Halal di Indonesia,” tukas Lutfi. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Pemenang Anugerah Jurnalistik & Foto BTN 2026

Dari 1.050 karya yang dikirimkan pada Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 terpilih 6 pemenang… Read More

3 mins ago

BNI Dorong Nasabah Kelola Keuangan Ramadan Lewat Fitur Insight di wondr

Poin Penting BNI dorong nasabah kelola pengeluaran Ramadan lewat fitur Insight di aplikasi wondr by… Read More

2 hours ago

SIG Gandeng Taiheiyo Cement Garap Bisnis Stabilisasi Tanah

Poin Penting SIG dan Taiheiyo Cement bekerja sama mengembangkan bisnis soil stabilization di Indonesia. Teknologi… Read More

2 hours ago

Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri

Poin Penting Bank Saqu meluncurkan kampanye edukasi “Awas Hantu Cyber” untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah dari… Read More

2 hours ago

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

9 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

9 hours ago