Gedung Bank Muamalat Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Bank Muamalat Indonesia dan Muamalat Institute berkerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol meresmikan Laboratorium Mini Banking Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol di Jalan Balai Gadang, Koto Tangah, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, Selasa (1/12).
Kegiatan ini dihadiri oleh ketua senat, enam dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Rektor lll Bidang Kemahasiswaan, perwakilan Bank Muamalat Indonesia dan juga jajaran FEBI.
Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto menjelaskan, Muamalat Institute terus berupaya mewujudkan Link & Match dengan mendukung konsep kampus merdeka dalam pembelajaran dengan fasilitas yang memadai.
“Kami sangat berharap setelah kerja sama Mini Banking ini akan diikuti dengan program sertifikasi dosen dan mahasiswa sebagai pendamping ijazah, program pemagangan bersertifikasi, riset dan beberapa hal positif yg dapat meningkatkan kualitas SDM syariah, demi mendukung pertumbuhan ekonomi syariah,” ucap Anton melalui keterangan resminya di Jakarta, Kamis 3 Desember 2020.
Wakil Rektor lll Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Ikhwan juga menilai, Mini Banking ini sangat bermanfaat dan sangat di tunggu-tunggu oleh UIN Imam Bonjol Padang khususnya untuk FEBI Karena sangat diperlukan agar tercapai tujuan pembelajaran bagi para mahasiswa terutama terkait prodi-prodi perbankan.
“Kita tahu bahwa salah satu kurikulum perguruan tinggi dengan industri yaitu keterampilan, setelah tamat bisa siap kerja. Kenyataannya, selama ini sering mahasiswa produk dari perguruan tinggi masih belum siap kerja, maka minim keterampilan. Maka kehadiran Mini Banking ini sangat membantu dan kami sangat mengapresiasi ini,” ungkap Ikhwan
Anton menambahkan, Muamalat Institute bersama Bank Muamalat Indonesia sangat mendukung pengadaan sistem perbankan di Mini Banking UIN Imam Bonjol yang merupakan langkah awal dan nyata untuk memastikan cita-cita pendidikan di Indonesia. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More