Ilustrasi: Gedung Bank Mestika/istimewa
Jakarta – PT Bank Mestika Dharma Tbk. (Bank Mestika) memutuskan akan membagikan dividen tunai Rp138 miliar untuk tahun buku 2024. Jumlah dividen tersebut setara dengan Rp34,25 per saham
Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mestika yang digelar pada Kamis (19/6/2025).
“Menyetujui pembagian dividen kepada pemegang saham sebanyak-banyaknya Rp138.000.000.000 atau sebesar Rp34,25 per lembar saham,” tulis manajemen Bank Mestika Dharma dikutip dari laman keterbukaan informasi, 24 Juni 2025.
Manajemen melanjutkan, dividen dibagikan kepada pemegang saham sebanyak 4.029.124.600 lembar saham setelah dikurangi dengan saham treasuri yang dimiliki perseroan sebesar 60.965.400.
Baca juga: Penyaluran Kredit Bank Mestika Solid di 2024, Meningkat 15,50 Persen
Jika dilihat dari sisi kinerja, sepanjang 2024 Bank Mestika mengalami tekanan. Ini tercermin dari penurunan laba bersih sebesar 2,95 persen menjadi Rp403,82 miliar dari Rp416,104 miliar pada tahun sebelumnya.
Penurunan ini disebabkan melemahnya pendapatan bunga serta meningkatnya beban bunga. Pendapatan bunga tercatat turun sebesar 1,17 persen dari Rp1,23 triliun pada 2023 menjadi Rp1,22 triliun pada 2024.
Meski demikian, kinerja intermediasi Bank Mestika cukup solid di 2024. Bank Mestika berhasil mencatat pertumbuhan kredit secara konsolidasi, yakni 15,50 persen secara tahunan (yoy), jauh melampaui pertumbuhan kredit industri yang sebesar 10,52 persen.
Total kredit yang disalurkan bank yang dipimpin Achmad S. Kartasasmita sebagai presiden direktur ini mencapai Rp10,86 triliun, meningkat dari Rp9,39 triliun pada 2023.
Baca juga: Bank Victoria Absen Tebar Dividen, Ini Alasannya
Sementara, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mengalami kontraksi sebesar 5,03 persen menjadi Rp10,29 triliun. Pun begitu, total aset Bank Mestika di 2024 mengalami pertumbuhan 3,38 persen menjadi Rp16,61 triliun.
2. Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
4. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak dividen (recording date): 2 Juli 2025
5. Tanggal Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2024: 18 Juli 2025.
Poin Penting MA AS membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump, namun Indonesia memastikan perjanjian dagang bilateral… Read More
Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More
Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More
Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More
Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More