Transformation Project Division Head Bank Mega, Achmad Agustiyatama dalam acara Growth Summit 2025 yang digelar Moengage dan Infobank Digital, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025. (Foto: Zaenal Abdurrani)
Jakarta – PT Bank Mega Tbk menyatakan bahwa akan terus melalukan transformasi di bidang digital pada tahun ini melalui kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Hal itu diungkapkan langsung oleh Transformation Project Division Head Bank Mega, Achmad Agustiyatama dalam acara Growth Summit 2025 yang digelar Moengage dan Infobank Digital, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.
“Ya kalau kita lihat teknologi yang baru sekarang apa sih? AI kan, Artificial Intelligence. Jadi memang itu yang akan jadi dasarnya. Nanti AI ini mau dipakai untuk apa gitu kan, itu yang akan kita jalankan secara bertahap terus-menerus,” ucap Achmad.
Achmad menjelaskan, penggunaan teknologi AI dalam tahap awal di Bank Mega akan digunakan untuk penyampaian informasi kepada para nasabahnya melalui chatbot.
“Tapi nanti ke depannya itu mulai akan kita implementasikan itu ke hal-hal yang lain. Fraud, fraud detection system misalnya. Jadi kita bisa memprediksi customer itu ini fraudster atau bukan gitu kan,” imbuhnya.
Baca juga: Lewat Cara Ini, Bank Mandiri Perkuat Transformasi Digital
Sehingga, dengan penggunaan AI tersebut Bank Mega juga dapat memetakan perilaku ataupun pola transaksi daripada nasabahnya.
Sejalan dengan hal itu, Bank Mega juga akan meningkatkan keamanan infrastruktur terhadap platform digital sebagai perlindungan kepada para nasabahnya.
“Jadi itu yang akan kita lakukan, roadmap kita dan mengenai keamanan memang itu yang kita lakukan. Jadi memang kita mulai pelan-pelan kita arahkan semua ke nasabah sendiri. Jadi nasabah makin nyaman bahwa dia melakukan transaksi sendiri, kapan saja dia mau dia bisa,” ujarnya.
Baca juga: Jurus Bank Mega Genjot Transaksi Contactless Kartu Kredit
Adapun, menurutnya, terkait transformasi digital tidak hanya sekedar perubahan dalam pola transaksi, tetapi bagaimana perubahan cara berpikir atau mindset daripada nasabah ke depannya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More
Poin Penting Mahendra Siregar (Ketua), Mirza Adityaswara (Wakil Ketua), dan dua pejabat OJK lainnya mengundurkan… Read More
Poin Penting Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DK OJK tak lama setelah… Read More
Poin Penting Empat petinggi OJK mengundurkan diri dalam waktu berdekatan, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas dan… Read More
Generali Indonesia luncurkan GEN Prime Link, produk asuransi jiwa unit link atau PAYDI yang memiliki… Read More
Poin Penting Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari… Read More