News Update

Bank Mega-Telkomsel Apresiasi Pengguna Mobile Banking

Jakarta–PT Bank Mega Tbk menggandeng Telkomsel dalam upaya meningkatkan penggunaan mobile banking lewat program undian dengan hadiah utama tour ke Jepang.

“Bank Mega menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel yang telah bekerja sama untuk memberikan apresiasi kepada para nasabah Bank Mega yang juga pelanggan Telkomsel dalam undian berhadiah ini,” ujar Direktur Funding & Network Bank Mega, Diza Laurentie di Jakarta, Rabu, 16 Maret 2016.

Ia yakin, melalui penggunaan mobile banking dan program ini bisa mendukung Gerakan Nasional Non Tunai di Indonesia.

Menurut Diza, program kerja sama ini bertujuan meningkatkan awareness dan loyalty pengguna layanan Mega Mobile, mengedukasi nasabah, meningkatkan user traffic dan memberikan apresiasi kepada nasabah Bank Mega yang menggunakan mobile banking.

Mega Mobile sendiri adalah layanan perbankan yang disediakan Bank Mega bagi nasabah untuk mengakses rekeningnya dan melakukan transaksi perbankan nontunai yang dapat diakses dengan mudah melalui semua jenis telepon seluler atau handphone seara cepat dan aman.

Adapun pengundian untuk periode transaksi 1 September 2015 hingga 29 Februari 2016 dilakukan di Menara Bank Mega, Jakarta. Hadiah bernilai ratusan juta rupiah termasuk di dalamnya 5 buah Samsung S^ Edgem 10 buah iPad mini 16 GB, serta grand prize berupa 1 buah paket tour ke Jepang untuk 2 orang. Pengundian dilakukan oleh Diza bersama dengan GM Corporate Digital Payment and Banking Sales Telkomsel, Rudyanto Herlambang.

Rudyanto mengatakan, bahwa program promo bersama ini dilakukan untuk mengapresiasi pelanggan Telkomsel yang melakukan transaksi perbankan menggunakan layanan Mega Mobile.

“Setiap pelanggan Telkomsel yang melakukan aktivasi dan transaksi Mega Mobile berkesempatan memenangkan hadiah undian dan hadiah utama pada akhir periode program,” tukasnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

14 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago