Ilustrasi: Pelayanan Bank Mega Syariah. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Bank Mega Syariah memperkuat sinergi strategis dengan PT Berdikari dalam pengembangan layanan keuangan syariah. Kolaborasi ini menghadirkan inovasi layanan keuangan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah kurban.
Agung S. Mukti, General Manager Corporate Strategy & Digital Transformation PT Berdikari menjelaskan, program tabungan kurban merupakan langkah strategis membangun ekosistem kurban terintegrasi di Indonesia. Inisiasi ini menghubungkan pekurban, perbankan syariah, lembaga zakat, dan peternak lokal secara digital, transparan, dan berkelanjutan.
“Melalui program ini, kami ingin memperkuat industri ruminansia nasional. Upaya ini untuk memastikan kepastian pasar bagi peternak, serta menghadirkan solusi perencanaan ibadah kurban,” ujar Agung S. Mukti, General Manager Corporate Strategy & Digital Transformation PT Berdikari dikutip 1 Maret 2026.
Baca juga: Pembiayaan Haji Khusus Bank Mega Syariah Melonjak 180 Persen di Akhir 2025
PT Berdikari sebagai BUMN Peternakan berkomitmen menghadirkan layanan kurban digital yang profesional, terpercaya, dan transparan, serta sesuai dengan prinsip dan kaidah syariah.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji (Oney) mengatakan kerja sama ini mencakup beberapa ruang lingkup utama, antara lain pengembangan Program Tabungan Rencana Kurban Bank Mega Syariah by Berdikari, kerja sama penempatan dana dan operasional perbankan, layanan perbankan digital dan transaksi, serta dukungan terhadap pengembangan bisnis Berdikari secara berkelanjutan.
Dalam aspek funding, kerja sama meliputi pembukaan rekening giro dan deposito untuk kebutuhan transaksi operasional Berdikari, serta kolaborasi Program Tabungan Rencana Kurban Berdikari.
Nantinya, program tersebut dapat dipasarkan kepada karyawan, anak perusahaan, mitra usaha, maupun masyarakat umum sebagai solusi perencanaan ibadah kurban yang terintegrasi dengan layanan keuangan syariah.
Melalui kolaborasi ini, Bank Mega Syariah optimistis dapat meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sekaligus memperluas basis nasabah.
Baca juga: Tabungan Haji Bank Mega Syariah Tumbuh 8,05 Persen, Didominasi Gen Z-Milenial
Hingga Desember 2025, total DPK perseroan tercatat mencapai Rp12,36 triliun atau tumbuh 11,94 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan posisi Desember 2024 sebesar Rp11,04 triliun (unaudited).
“Pertumbuhan funding yang positif menunjukkan kepercayaan nasabah yang terus meningkat kepada Bank Mega Syariah. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk memperbesar porsi dana murah sehingga dapat menekan biaya dana (cost of fund) dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” pungkas Oney. (*)
Poin Penting Konflik AS–Israel dan Iran memicu volatilitas IHSG, berpotensi terjadi koreksi wajar dan fase… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 pada pekan 23–27 Februari 2026, diikuti… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 dan kapitalisasi pasar turun 1,03 persen… Read More
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More
Poin Penting Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi mulai 1 Maret 2026, mengacu pada… Read More
Poin Penting IHSG stagnan namun tetap di zona hijau pada level 8.235,48, sementara mayoritas indeks… Read More