Perbankan

Bank Mega Syariah Genjot Dana Murah Lewat MPC Points

Poin Penting

  • Dana murah Bank Mega Syariah tembus Rp3,26 triliun per November 2025 atau sekitar 29 persen dari total DPK Rp11,19 triliun, dengan pertumbuhan DPK mencapai 19 persen yoy.
  • Peluncuran program loyalitas MPC Points ditujukan untuk meningkatkan dana murah, frekuensi transaksi, serta engagement nasabah melalui tabungan, QRIS M-Syariah
  • Dampak bisnis kian terasa, tercermin dari lonjakan transaksi QRIS hingga 112%, pertumbuhan pembiayaan Syariah Card 103 persen yoy menjadi Rp237 miliar.

Jakarta – PT Bank Mega Syariah mencatat dana murah (CASA) tercatat lebih dari Rp3,26 triliun per November 2025. Jumlah CASA tersebut berada di kisaran 29 persen terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK). Pada periode yang sama, total DPK mencapai lebih dari Rp11,19 triliun, tumbuh sekitar 19 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Untuk menggenjot porsi dana murah, baru-baru ini Bank Mega Syariah meluncurkan program loyalitas Membership Points Coupon (MPC) Points.

Melalui program ini, nasabah dapat memperoleh poin dari aktivitas perbankan dan transaksi pembiayaan seperti menjaga saldo bulanan di tabungan Bank Mega Syariah & bertransaksi dengan kartu pembiayaan Syariah Card.

Baca juga: Bank Mega dan Metro Hadirkan Season of Elegance Fashion Show, Diskon hingga 70 Persen

Poin yang terkumpul dapat digunakan sebagai pembayaran dan potongan pembayaran saat bertransaksi di semua ekosistem CT Corp dan partner strategis yang bekerja sama melalui fitur QRIS di aplikasi M-Syariah dan kartu pembiayaan Syariah Card.

Nasabah dapat membuka aplikasi M-Syariah untuk mengetahui jumlah MPC Points yang didapat dan telah ditukarkan.

Marketing, Loyalty & Financial Inclusion Division Head Bank Mega Syariah Roostian Primananda menyatakan harapannya bahwa program ini akan meningkatkan frekuensi transaksi dan engagement nasabah. Hal ini diharapkan berdampak signifikan terhadap kinerja bank, terutama dalam memperkuat funding dan mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumen khususnya melalui Syariah Card.

“Dengan adanya MPC Points, aktivitas menabung dan berbelanja di Bank Mega Syariah kini memberikan nilai tambah sekaligus keuntungan langsung bagi nasabah dalam berbagai transaksi,” jelas Roostian dikutip 15 Desember 2025.

“Di satu sisi, MPC Points diharapkan akan menjadi katalis penting dalam memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan loyalitas nasabah, penguatan DPK, pertumbuhan transaksi digital, dan percepatan penggunaan Syariah Card,” tambah Roostian.

Program loyalitas MPC Points diharapkan terus memperkuat penghimpunan dana murah Bank Mega Syariah. Selain itu, integrasi MPC Points dengan aplikasi M-Syariah dan fitur QRIS ini juga diproyeksikan akan meningkatkan volume transaksi digital.

Adapun realisasi transaksi QRIS melalui M-Syariah per Oktober 2025 juga meningkat sebesar lebih dari 112 persen sedangkan volume transaksi naik 111 persen dibandingkan Oktober 2024.

Baca juga: Tabungan Haji Bank Mega Syariah Tumbuh 9 Persen, Tembus Rp324 M per Oktober 2025

Tidak hanya itu, hadirnya program ini diharapkan dapat semakin meningkatkan minat nasabah untuk berbelanja menggunakan Syariah Card.

“Per November 2025, outstanding pembiayaan Syariah Card tumbuh 103 persen yoy mencapai lebih dari Rp237 miliar,” jelasnya.

Dengan banyaknya transaksi, diharapkan dapat meningkatkan perolehan Fee Based Income (FBI). FBI Bank Mega Syariah per November 2025 tercatat lebih dari Rp78 miliar, yang ditopang oleh berbagai sumber pendapatan non-margin. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Pertamina Angkat Bicara soal Kebakaran SPBE Bekasi, Pasokan LPG Dipastikan Aman

Poin Penting Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menyebabkan 12 orang luka tanpa korban jiwa. Dugaan sementara,… Read More

50 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah 1,25 Persen, Hampir Semua Sektor Bergerak Merah

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 1,25% ke level 7.094,52 dengan nilai transaksi Rp6,89… Read More

56 mins ago

Sensus Ekonomi 2026, BPS Kerahkan 116 Ribu Petugas

Poin Penting: BPS mengerahkan 116 ribu petugas untuk menjamin akurasi data dalam Sensus Ekonomi 2026.… Read More

1 hour ago

Komisi II Apresiasi Digitaliasi Bank Sumut, Layanan Makin Cepat dan Efisien

Poin Penting Komisi II DPR mengapresiasi digitalisasi Bank Sumut yang membuat layanan perbankan lebih cepat,… Read More

1 hour ago

Gempa M 7,6 Guncang Sulut Berpotensi Tsunami, BMKG Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More

2 hours ago

PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Selama Libur Lebaran 2026

Poin Penting Penggunaan SPKLU PLN melonjak 4,14 kali lipat selama RAFI 2026, dengan 303.234 transaksi… Read More

3 hours ago