Perbankan

Bank Mega Syariah Catat Pembiayaan Rp9,19 Triliun per Oktober 2025, Naik 25,8 Persen

Poin Penting

  • Hingga Oktober 2025, total pembiayaan Bank Mega Syariah mencapai Rp9,19 triliun, didorong oleh lonjakan segmen Syariah Card yang tumbuh 114 persen yoy.
  • Bank Mega Syariah menerapkan strategi business-to-business-to-consumer dengan fokus pada ekosistem pendidikan dan kesehatan untuk memperluas basis nasabah.
  • DPK tercatat Rp12,28 triliun, didukung inovasi produk tabungan dan layanan digital seperti program Tabungan Mesya Berkah dan Mesya Berkah Rencana Sesukanya.

Jakarta – PT Bank Mega Syariah terus melanjutkan kinerja positif. Hingga Oktober 2025, total pembiayaan tercatat sebesar lebih dari Rp9,19 triliun atau tumbuh sekitar 25,8 persen year-on-year (yoy) dibandingkan Oktober 2024. 

Peningkatan pembiayaan utamanya didorong oleh keberhasilan bank dalam memperluas portofolio pembiayaan, khususnya pada segmen Syariah Card yang tumbuh 114 persen yoy.

Corporate Secretary Division Head Bank Mega Syariah, Hanie Dewita mengatakan pihaknya menjalankan strategi bisnis yang menitikberatkan pada pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas dan berkelanjutan.  Pendekatan tersebut diwujudkan melalui strategi business-to-business-to-consumer (B2B2C) dengan menggarap pasar lembaga pendidikan dan kesehatan untuk menjaring dana institusi sekaligus individu di dalam ekosistem tersebut.

Baca juga: Efek Panas Konsolidasi Bank KBMI 1, Tapi OJK Jangan Main Paksa, Ya!

Selain itu, kata Hanie, Bank Mega Syariah juga terus melakukan penguatan manajemen risiko, menjaga kualitas aset tetap, serta memperluas jangkauan nasabah lewat pengembangan produk dan layanan yang semakin kompetitif. 

“Dengan langkah ini, Bank Mega Syariah berupaya meningkatkan ketahanan bisnisnya agar tetap stabil di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah,” ucap Hanie dalam keterangan resmi di Jakarta, 12 November 2025.

Sementara dari sisi funding, Bank Mega Syariah mencatat dana pihak ketiga (DPK) perseroan mencapai sekitar Rp12,28 triliun per Oktober 2025. Angka ini tumbuh sekitar 16,9 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk mendongkrak DPK, kata Hanie, Bank Mega Syariah terus melakukan berbagai inovasi produk dan optimalisasi layanan digital. Misalnya program Tabungan Mesya Berkah yang memberikan hadiah dan reward menarik. 

Baca juga: Begini Cara OJK Perkuat Literasi Keuangan Nasional dan Dorong Ekosistem Syariah

Selain itu, bagi nasabah yang berorientasi pada perencanaan keuangan jangka panjang, Bank Mega Syariah menawarkan Tabungan Mesya Berkah Rencana Sesukanya dengan tingkat imbal hasil yang kompetitif.

Dengan sejumlah strategi tersebut, Bank Mega Syariah optimistis mampu mencatatkan kinerja positif hingga akhir 2025.

“Kami optimistis dapat membukukan rapor positif  hingga akhir tahun 2025,” tutupnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Harga Emas Antam Cs Naik Serentak, Ini Rincian Lengkapnya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More

44 mins ago

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp16.835 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Global

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

1 hour ago

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

2 hours ago

IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More

2 hours ago

OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More

3 hours ago

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More

3 hours ago