Ilustrasi: Pelayanan Bank Mega Syariah. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Mega Syariah, sebagai salah satu bank penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), mencatat hingga akhir September 2025 telah menyalurkan 96 persen dari total kuota awal unit rumah FLPP yang diberikan pemerintah melalui produk Flexi Sejahtera.
Di samping itu, pencapaian outstanding pembiayaan Flexi Sejahtera hingga Agustus 2025 tercatat lebih dari Rp50 miliar atau tumbuh 78,6 persen dibandingkan Agustus 2024 yaitu lebih dari Rp29 miliar.
Sehingga, dalam lima tahun terakhir atau sejak 2021, total pembiayaan FLPP Bank Mega Syariah telah meningkat 1.409 persen dengan rata-rata pertumbuhan setiap tahunnya mencapai 97 persen.
Tentunya, Bank Mega Syariah telah menargetkan pertumbuhan pembiayaan FLPP mencapai sebesar 50 persen sepanjang 2025 dibandingkan 2024.
Baca juga: Pembiayaan Rumah Bank Mega Syariah Tumbuh 50 Persen Lebih di Agustus 2025
Consumer Financing Business Division Head Bank Mega Syariah, Raksa Jatnika Budi, mengatakan bahwa untuk mendorong kinerja FLPP, Perseroan memanfaatkan sinergi developer subsidi dengan mitra yang telah berpayroll di BMS.
Hal itu turut didorong oleh produk Flexi Sejahtera yang juga memiliki biaya awal yang lebih ringan dari bank penyalur lainnya.
Raksa menyatakan, Perseroan melakukan kerja sama dengan developer berpengalaman yang memastikan bahwa rumah yang dibeli oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sudah siap huni melalui bangunan yang telah tersedia 100 persen, listrik dan air yang sudah teraliri ke unit rumah tersebut serta Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU).
“Developer juga mengusung konsep bangunan hijau dan ramah lingkungan dengan kualitas setara perumahan komersial, tersedia taman dan bak sampah yang memadai hingga akses menuju perumahan yang mudah dijangkau,” kata Raksa dalam keterangan resmi dikutip, Sabtu, 27 September 2025.
Adapun Bank Mega Syariah juga akan turut serta dalam Kegiatan Akad Masal 25.000 Penerima Manfaat Pembiayaan FLPP yang digelar serentak di 33 provinsi pada 29 September 2025.
Baca juga: Bank Mega Syariah Optimalkan Penurunan BI Rate untuk Pacu Bisnis
Dalam kegiatan ini, Bank Mega Syariah akan menghadirkan nasabah penerima pembiayaan FLPP dari berbagai profesi di seluruh Indonesia sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menyediakan pembiayaan perumahan berbasis syariah bagi MBR.
Sebagai informasi, upaya Perseroan itu bertujuan untuk mendukung Pemerintah melalui Program 3 Juta Rumah dalam menyediakan hunian layak bagi MBR dengan mengandalkan skema FLPP.
Hingga 25 September 2025, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melaporkan bahwa total rumah subsidi yang telah disalurkan melalui skema FLPP mencapai 178 ribu unit. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More