News Update

Bank Mega Sebar Dividen Tunai Senilai RP2,1 Triliun

Jakarta – PT Bank Mega Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menyetujuk pembagian dividen tunai sebesar Rp2,1 triliun dari perolehan laba bersih Rp3,01 triliun pada 2020. 

Adapun RUPST menyetujui juga sebesar Rp11.307.204 disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT; dan sisanya sebesar Rp908.300.000.000 akan dibukukan sebagai saldo laba.

RUPST yang dihelar di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta secara fisik dan virtual dan dipimpin oleh Wakil Komisaris Utama Bank Mega, Yungky Setiawan.

RUPST tersebut menyetujui dan mengesahkan tujuh mata acara antara lain:

1. Persetujuan dan Pengesahan Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2020, yang terdiri dari Laporan Pengurus Perseroan; Laporan Keuangan Perseroan; dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan.

2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

3. Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan.

4. Penunjukkan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas laporan keuangan Perseroan Tahun Buku 2021.

5. Penetapan honorarium dan tunjangan lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun 2021.

6. Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan.

7. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Sebagai catatan, Bank Mega mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 50,21% pada tahun buku 2020 menjadi sebesar Rp3,01 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp2 triliun. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

13 mins ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

1 hour ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

2 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

3 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

3 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

3 hours ago