Ekonomi dan Bisnis

Bank Mega Intellectual Series Hadirkan Peraih Nobel Ekonomi

Jakarta–PT Bank Mega Tbk menggelar acara Bank Mega Intellectual Series, yang kali ini mengangkat tema “The Prospect for Global Financial Stability“.

Dalam event ini, perseroan menghadirkan pembicara Prof Robert Fry Engle III, peraih penghargaan Nobel di bidang ekonomi. Selain itu, turut hadir adalah Chairul Tanjung, Chairman CT Corp. Acara ini diklaim perseroan sebagai wujud apresiasi kepada seluruh stakeholders.

“Acara ini kami harapkan menjadi sebuah pengalaman berharga, khususnya bagi nasabah kami karena secara langsung melihat paparan Prof Robert Fry Engle III,” ujar Kostaman Thayib, Direktur Utama Bank Mega di Jakarta, Selasa, 21 Februari 2017.

Bank Mega Intellectual Series merupakan event yang digelar secara berkesinambungan dari Bank Mega, dengan mengundang narasumber berkompeten di bidangnya dari berbagai kajian ilmu. Acara ini diharapkan bisa menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi bagi masyarakat.

Rober Fry Engle III sendiri merupakan peraih nobel bidang ekonomi pada tahun 2003 dan anggota dari National Academy of Science dan Dewan penasehat dari The International Peace Fondation.

Menurutnya, kondisi perekonomian global masih kurang stabil ditambah dengan kebijakam kebijakan dari Amerika Serikat. “Kondisi politik di AS kala pemilu presiden memberikan dampak besar bagi perekonomian dunia,” tukasnya.

Robert juga menyebut, bahwa pasar modal Indonesia cukup volatile, karena dipengaruhi oleh kondisi eksternal yang terjadi di dunia internasional. (*) Suheriadi

Paulus Yoga

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

2 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

3 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

3 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

3 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

3 hours ago