Bank Mega menjadikan pembiayaan kepada perusahaan multifinance sebagai salah satu sektor prospektif dalam melakukan penyaluran kredit Bank Mega. Hingga saat ini, Bank Mega telah melakukan kerja sama dengan lebih dari 20 perusahaan multifinance untuk dapat menjangkau lapisan masyarakat. “Hingga akhir April 2017, porsi pembiayaan multifinance sekitar 20 persen dari total kredit Bank Mega,” imbuh Madi Darmadi Lazuardi.
Sementara Frans F. Rundengan menjelaskan bahwa, pihaknya senantiasa berkomitmen untuk menjaga kepercayaan mitra bisnis khususnya kalangan perbankan nasional. “Kepercayaan segenap pemangku kepentingan merupakan hal yang penting bagi perseroan,” tuturnya.
Di samping itu, perseroan juga terus mengkaji diversifikasi sumber pendanaan untuk mendorong kinerja mengingat perekonomian di 2017 diramalkan akan membaik. (*)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,61 persen ke level 7.351,99 pada awal perdagangan, melanjutkan tren… Read More
Poin Penting Rupiah menguat tipis ke Rp17.083 per dolar AS di awal perdagangan, didorong pelemahan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More