Bank Mega menjadikan pembiayaan kepada perusahaan multifinance sebagai salah satu sektor prospektif dalam melakukan penyaluran kredit Bank Mega. Hingga saat ini, Bank Mega telah melakukan kerja sama dengan lebih dari 20 perusahaan multifinance untuk dapat menjangkau lapisan masyarakat. “Hingga akhir April 2017, porsi pembiayaan multifinance sekitar 20 persen dari total kredit Bank Mega,” imbuh Madi Darmadi Lazuardi.
Sementara Frans F. Rundengan menjelaskan bahwa, pihaknya senantiasa berkomitmen untuk menjaga kepercayaan mitra bisnis khususnya kalangan perbankan nasional. “Kepercayaan segenap pemangku kepentingan merupakan hal yang penting bagi perseroan,” tuturnya.
Di samping itu, perseroan juga terus mengkaji diversifikasi sumber pendanaan untuk mendorong kinerja mengingat perekonomian di 2017 diramalkan akan membaik. (*)
Page: 1 2
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More
Poin Penting Amartha Prosper resmi meluncur, tawarkan imbal hasil 6,5–14 persen per tahun dengan konsep… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More