Jakarta–PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menargetkan perolehan laba bersih Rp155 miliar pada tahun ini. Nilai tersebut melonjak tiga kali lipat dari realisasi tahun 2016, yang sebesar Rp51,2 miliar.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K Triprakoso di Jakarta, belum lama ini. Menurutnya, bisnis pembiayaan perseroan tetap akan fokus dalam mendukung pengembangan segmen pensiunan serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Josephus menjelaskan, bahwa pihaknya menargetkan outstanding kredit bisa mencapai Rp9,5 triliun hingga Rp10 triliun pada tahun ini. “70 persen pensiunan, sisanya UMKM dan ritel,” tuturnya.
Ia menjelaskan, porsi penyaluran kredit tahun lalu masih 50-50 antara pensiunan dan UMKM. Khusus untuk UMKM, jelasnya, masih didominasi sektor perdagangan. “Tapi kita mulai masuk ke komunitas-komunitas. Ke depan mikro dan ritel ke komunitas,” tukas Josephus. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More