News Update

Bank Mantap Cari Tambahan Dana Rp3 triliun dari Obligasi

Jakarta–PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menerbitkan obligasi dengan target indikatif Rp3 triliun. Perolehan dana akan digunakan perseroan mendukung ekspansi kredit ke depan.

“Mengeluarkan obligasi untuk memperkuat struktur funding (pendanaan). Kredit sangta besar,” tutur Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K Triprakoso dalam paparan publik di Jakarta, Rabu, 24 Mei 2017.

Ia menambahkan, sebagai bank milik BUMN yaitu Bank Mandiri dan Taspen, perseroan memiliki komitmen kuat untuk membantu pemerintah dalam program penyejahteraan pensiunan PNS dan TNI/POLRI. “Penerbitan obligasi juga sebagai upaya dikenal market (pasar),” tukasnya.

Sementara Direktur Bank Mantap Paulus Endra S mengatakan, Bank Mantap mencari likuiditas di pasar modal karena pertumbuhan kredit yang masif.

Per April 2017, outstanding kredit yang diberikan mencapai Rp6,61 triliun, tumbuh 191,44 persen dibanding periode yang sama tahun 2016. Sedangkan dari sisi kredit terhadap pendanaan atau LFR ada di level 90,02 persen.

Endra menjelaskan, obligasi I yang telah mendapatkan peringkat AA (idn) dari Fitch Rating ini akan diterbitkan dalam dua seri, yakni Seri A dengan tenor 3 tahun dengan kisaran kupon 8,25-8,75 persen. “Dan Seri B bertenor 5 tahun dengan kisaran kupon 8,5-9 persen,” imbuhnya.

Adapun empat perusahaan penjamin emisi yang ditunjuk perseroan adalah Mandiri Sekuritas, BCA Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan Bahana Sekuritas. Penawaran awal (bookbuilding) akan dilakukan mulai 24 Mei hingga 8 Juni 2017. Penawaran umum diperkirakan pada 4 Juni hingga 6 Juli 2017. Sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 12 Juli 2017. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

9 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

11 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago